Thursday, April 12, 2018

wikz

Gak Suka Makan Pisang Sungguh Rugi, Inilah Alasannya


Seperti biasa ketika membaca Al-Qur'an, selalu saya sempatkan untuk membaca juga artinya. Kebetulan mengaji kali ini sampai pada Surat Al-Waqi'ah. Ditengah ayat ke-29 saya kaget... artinya sungguh luar biasa.

قال الله تعالى : وَطَلۡحٖ مَّنضُودٖ
( سورة الواقعة - 29 )

Hari Kiamat (Al-Wāqi`ah):29 - dan pohon pisang yang bersusun-susun (buahnya),

Saya pun berfikir bahwa ternyata pisang itu buah surga.....
Saya heran kok Allah menyatakan Pohon Pisang ... lalu saya cari di Google apa sih kenapa kok Pisang.... mengapa bukan Kurma atau buah yang lain.

Ternyata MASYAA ALLAH manfaat buah Pisang sungguh luar biasa, pisang disiapkan menjadi obat alami untuk berbagai penyakit. Dan ini telah ada yang meneliti :

"MANFAAT BUAH PISANG"

Pisang mengandung tiga gula alami yakni : sukrosa, fruktosa dan glukosa yang dikombinasikan dengan serat. Sebuah Pisang memberikan dorongan instan pada pencernaan secara berkelanjutan dan energi substansial. Penelitian telah membuktikan bahwa dengan hanya dua buah Pisang akan memberikan energi yang cukup untuk sebuah latihan berat selama 90 menit.

Tidak heran mengapa Pisang adalah buah nomor satu bagi kebanyakan atlet terkemuka di dunia. Supply energi bukan satu-satunya yang didapat dari Pisang tetapi Pisang dapat membantu kita agar tetap fit.

Hal ini juga dapat membantu mengatasi atau mencegah dan mengatasi sejumlah besar penyakit dan kondisi badan yang kurang fit, sehingga Pisang merupakan suatu keharusan untuk melengkapi diet harian.

Berikut ini adalah beberapa penyakit yang dapat disembuhkan dengan rutin mengkonsumsi buah Pisang, antara lain :

1. Depresi 

Menurut survei yang dilakukan oleh MIND diantara pasien penderita Depresi, banyak orang merasa lebih baik setelah makan Pisang. Hal ini terjadi karena Pisang mengandung tryptophan, sejenis protein yang akan diubah oleh tubuh menjadi serotonin, yang akan membuat anda menjadi relax, memperbaiki suasana hati (mood) dan secara umum akan membuat seseorang merasa lebih nyaman.

2. Bagi Penderita Diabetes 

Makanlah Pisang setiap hari. Karena Vitamin B6 terkandung dalam Pisang akan mengontrol tingkat glukosa darah anda dan akan mempengaruhi suasana hati Anda.

3. Bagi Penderita Anemia 

Pisang mengandung Zat Besi Tinggi, Pisang juga dapat merangsang produksi hemoglobin dalam darah dan membantu banyak membantu dalam berbagai kasus anemia (kurang darah).

4. Bagi Penderita Tekanan Darah Tinggi

Buah tropis yang unik ini sangat tinggi kalium namun rendah garam, sehingga sempurna untuk mengalahkan tekanan darah. Begitu banyak gunanya sehingga US Food and Drug Administration (Departemen Pengawasan Obat dan Makanan Amerika) baru saja mengizinkan perkebunan Pisang untuk melakukan klaim resmi mengenai kemampuan buah ini untuk menurunkan resiko tekanan darah dan stroke.

5. Menambah Kemampuan Otak

200 siswa di sekolah Twickenham (Middlesex) sangat terbantu dalam ujian mereka tahun ini karena memakan Pisang pada saat sarapan, saat istirahat dan saat makan siang, dalam upaya untuk meningkatkan kekuatan otak mereka.
Penelitian telah membuktikan bahwa buah dengan kandungan kalium tinggi dapat membantu siswa dalam belajar dan juga membantu siswa menjadi semakin peka dalam berpikir.

6. Sembelit 

Pisang mengandung Zat Fiber dalam kadar yang tinggi, Pisang dapat juga membantu menormalkan kembali kerja pencernaan anda, Pisang akan membantu mengatasi permasalahan pencernaan ini tanpa anda harus kembali ke obat-obat pencahar lagi, yang jelas BAB anda akan jadi semakin lancar.

7. Obat Mabuk 

Salah satu cara paling cepat untuk menyembuhkan mabuk (Darat, Laut dan Udara) adalah dengan meminum milkshake Pisang ditambah dengan madu sebagai pemanis. Milkshake Pisang akan berefek menenangkan perut anda dan dengan bantuan madu akan mengontrol kadar gula darah anda untuk menjadi normal kembali, sementara susu akan menenangkan perut anda dan menata ulang sistem pencernanaan anda.

8. Mulas Dan Sakit Perut 

Pisang memiliki efek antasid pada tubuh, jadi jika Anda menderita mulas dan perut terasa melilit, maka cobalah makan Pisang untuk mengurangi sakitnya.

9. Mual di Pagi Hari (Morning Sickness) :

Ngemil Pisang antara waktu makan membantu menjaga kadar gula darah dan menghindari mual dipagi hari.

10. Gigitan Nyamuk 

Sebelum anda meraih krim atau cairan anti gigitan nyamuk, cobalah dulu menggosok daerah yang terkena gigitan nyamuk dengan bagian dalam kulit Pisang.Banyak orang yang sudah merasakan hebatnya Kulit Pisang ini karena akan mengurangi pembengkakan dan iritasi pada kulit .

11. Syaraf 

Pisang mengandung Vitamin B dalam kadar tinggi yang sangat membantu dalam menenangkan sistem saraf.

12. Bagi Penderita Obesitas Yang Bekerja

Studi pada Institut Psikologi di Austria menemukan bahwa tekanan pada saat kerja menyebabkan orang sering meraih makanan dan camilan seperti, snack, coklat dan keripik. Setelah meneliti 5.000 pasien di rumah sakit, para peneliti menemukan bahwa kebanyakan orang yg menderita kegemukan lebih sering berada dalam tekanan kerja yang tinggi.
Banyak Laporan yang menyimpulkan bahwa untuk menghindari panik akibat tekanan kerja yang berlebihan dan nafsu yang tinggi untuk memakan makanan apapun, kita perlu mengendalikan kadar gula darah kita dengan mengemil makanan tinggi karbohidrat setiap dua jam untuk menjaga agar kadar gula darah menjadi stabil.

13. Luka Lambung 

Pisang bisa digunakan sebagai bahan makanan utama untuk diet bagi penderita luka Lambung, Pisang akan mencegah gangguan pencernaan hal ini disebabkan texturnya yang sangat lembut dan halus. Pisang adalah adalah satu-satunya buah mentah yang dapat dimakan tanpa menyebabkan stress dalam beberapa kasus penyakit yang parah. Dan Pisang juga akan menetralisir kelebihan zat asam dan mengurangi iritasi dengan melapisi permukaan dalam lambung.

14. Kontrol Suhu 

Banyak budaya lain melihat Pisang sebagai buah "Pendingin" yang dapat menurunkan suhu baik fisik dan emosional, para ibu hamil Di Thailand misalnya, mereka akan makan Pisang sebelum melahirkan dengan keyakinan bahwa si bayi akan lahir dengan suhu dingin.

15. Bagi Para Perokok 

Buah Pisang dapat membantu orang yang mencoba untuk berhenti merokok. Vitamin B 6, B 12 yang dikandungnya, serta kalium dan magnesium akan sangat membantu tubuh anda untuk cepat sembuh dari efek penghentian nikotin.

16. Stress 

Kandungan Kalium dalam Pisang adalah mineral yang penting, yang akan membantu menormalkan detak jantung, mengirim lebih banyak oksigen ke otak dan mengatur keseimbangan cairan tubuh. Ketika kita stress, metabolisme kita akan meningkat, sehingga mengurangi kadar Kalium. Ini dapat dinetralkan (rebalanced) dengan bantuan snack Pisang yang tinggi Kalium.

17. Stroke 

Menurut penelitian di The New England Journal of Medicine, makan Pisang sebagai bagian dari diet teratur dapat menurunkan resiko kematian karena stroke sebanyak 40% !

18. Kutil 

Mereka yang suka pada pengobatan alami sudah banyak yang tahu bahwa Pisang bisa Menghilangkan atau Mengecilkan Kutil, jika anda ingin menghilangkan kutil, maka ambillah sepotong Pisang dan letakkan di kutil anda, dengan bagian kuning atau kulit ada diluar. Tahan dengan plester sampai beberapa waktu, gantilah setiap pagi dan sore hari, setelah beberapa hari lalu lihatlah !!!

Jadi ingatlah, Pisang adalah obat alami untuk berbagai penyakit. Jika anda membandingkannya dengan apel misalnya, maka Pisang mengandung ; Protein empat kali lipat, Karbohidrat dua kali lipat , Zat Fosfor tiga kali lipat, Vitamin A dan zat besi lima kali lipat, dan ada pula dua kali lipat kandungan vitamin dan mineral lainnya. Pisang juga kaya kalium dan merupakan salah satu makanan dengan nilai terbaik, Jadi mungkin sekaranglah saatnya untuk mengubah pandangan kita terhadap Pisang dan makanlah Pisang setiap hari maka anda akan berkata, "Sebuah Pisang sehari membuat dokter pergi"!

NB: Pisang jugalah yang menjadi alasan monyet untuk begitu berbahagia setiap saat dan selalu sehat-sehat saja dalam jangka panjang, tapi bukan berarti penggemar Pisang seperti monyet hehe..

Saya akan menambahkan satu manfaat lagi disini; Apakah anda ingin sepatu anda bersinar dan mengkilap dalam waktu singkat ? Ambil Dalam kulit Pisang, lalu oleskan langsung pada kulit sepatu ... lalu poles lah dengan kain kering seperti orang menyemir sepatu ... lihatlah hasilnya ... !!!

Sungguh Buah yang Menakjubkan !

WARNING !
Jangan pernah menaruh Pisang anda di Kulkas ! karena struktur buah Pisang akan berubah bila sudah dibekukan dan itu akan menghilangkan banyak sekali manfaat buah Pisang !!!

Semoga bisa mendatangkan manfaat bagi anda semua.

Selamat menikmati buah Pisang...

(Sumber : Pengguna FB)
Read More

Tuesday, April 10, 2018

wikz

Ketika Iblis Membongkar Rahasia Dirinya di Hadapan Rosulullah SAW


Iblis merupakan musuh nyata yang tidak pernah lelah menggoda Bani Adam. Misi utamanya adalah membawa sebanyak-banyaknya umat manusia menuju jalan sesat, agar kelak bisa bersamanya masuk ke jurang neraka. Iblis dan bala tentaranya selalu memiliki berjuta-juta cara untuk menjerumuskan manusia.

Ternyata, mahkluk terkutuk dan sombong ini pernah datang menemui Rasulullah SAW untuk menyatakan kejujuran. Ia membongkar semua rahasia dirinya beserta seluruh bala tentaranya. Dialog yang terjadi antara Nabi Muhammad SAW dan iblis ini berjalan cukup lama.

Rasul mempertanyakan semua hal yang menjadi rahasia iblis. Mulai dari cara iblis menggoda manusia, hingga amalan yang bisa menyakiti dirinya. Percakapan ini bisa membuat manusia mengetahui tipu daya iblis sehingga kita bisa membentengi diri. Lantas, apa saja rahasia iblis lainnya yang dibongkar dihadapan Rasulullah SAW?

Hadis ini diriwayatkan dari Muadz bin Jabal ra. dari Ibnu Abbas ra.  Dia berkata bahwa pada suatu hari dirinya bersama sahabat lainnya dan Rasulullah sedang mengadakan pertemuan di rumah salah seorang sahabat Anshar di Madinah.Tiba-tiba dari luar rumah terdengar seseorang mengetuk pintu dan meminta izin untuk masuk.

Iblis : "Wahai penghuni rumah, apakah kalian mengizinkan aku masuk, karena kalian membutuhkan aku..?"

Rasulullah SAW bertanya kepada para sahabat,

Rasulullah SAW : "Apakah kalian tahu siapa yang berseru itu..?"

Para Sahabat : "Tentu Allah dan rasulnya yang lebih tahu."

Rasulullah SAW : "Dia adalah Iblis yang terkutuk..! Semoga Allah senantiasa melaknatnya."

Umar bin Khatab ra. : "Wahai Rasulullah, apakah engkau mengizinkan aku membunuhnya..?"

Rasulullah SAW : "Bersabarlah wahai Umar, apakah engkau tidak tahu bahwa dia termasuk yang tertunda kematiannya sampai waktu yang ditentukan (Hari Kiamat)..?"

Rasulullah SAW melanjutkan perkataanya, Beliau meminta kepada sahabat agar mendengarkan dan memahami  ucapan yang disampaikan iblis.

Setelah pintu dibuka, masuklah iblis ditengah-tengah majelis tersebut. Rupa iblis terlihat sangat mengerikan. Dia adalah sosok tua dengan mata buta sebelah serta memiliki janggut sebanyak tujuh helai dan menyerupai rambut kuda. Kedua kelopak matanya terbelah dan memanjang ke atas. Kepalanya seperti kepala gajah yang sangat besar, gigi taringnya memanjang keluar seperti taring babi, dan kedua bibirnya seperti bibir macan.

Iblis : "Assalamu' alaika ya Muhammad (Salam untukmu wahai Muhammad), assalamu' alaikum ya jama' atal muslimin (Salam untuk kalian semua wahai golongan muslimin)."

Rasulullah SAW : "Assalamu' lillah ya la' inin (Keselamatan hanya milik Allah SWT, wahai mahluk terlaknat).  Aku mengetahui engkau punya keperluan terhadap kami.  Apa keperluanmu itu wahai Iblis..?"

Iblis menjawab: “Wahai Muhammad, aku datang ke sini bukan atas  kemauanku, namun karena terpaksa.”

“Siapa yang  memaksamu?”

Seorang malaikat dari utusan Allah telah mendatangiku dan berkata:

“Allah  SWT memerintahkanmu untuk mendatangi Muhammad sambil menundukkan diri.beritahu Muhammad tentang caramu dalam menggoda manusia. jawabalah  dengan jujur semua pertanyaannya. Demi kebesaran Allah, andai kau  berdusta satu kali saja, maka Allah akan jadikan dirimu debu yang ditiup angin.”

“Oleh  karena itu aku sekarang mendatangimu. Tanyalah apa yang hendak kau tanyakan. Jika aku  berdusta, aku akan dicaci oleh setiap musuhku. Tidak ada sesuatu pun yang paling besar menimpaku daripada cacian musuh.”

Orang Yang Dibenci Iblis

Rasulullah  SAW lalu bertanya kepada Iblis: “Kalau kau benar jujur,  siapakah manusia yang paling kau benci?”

Iblis segera menjawab: “Kamu, kamu dan orang sepertimu adalah mahkluk  Allah yang paling aku  benci.”

“Siapa  selanjutnya?”
 “Pemuda yang bertakwa yang memberikan dirinya mengabdi  kepada Allah SWT.”

“lalu siapa  lagi?”
 “Orang Aliim dan wara’  (Loyal)”

“Lalu siapa  lagi?”
 “Orang  yang selalu  bersuci.”

“Siapa  lagi?”
 “Seorang fakir yang sabar dan tak pernah  mengeluhkan kesulitannnya kepda orang lain.”

“Apa tanda  kesabarannya?”
 “Wahai Muhammad, jika ia tidak mengeluhkan kesulitannya  kepada orang lain selama 3  hari, Allah akan memberi pahala orang -orang  yang sabar.”

” Selanjutnya  apa?”
 “Orang kaya yang bersyukur.”

“Apa tanda  kesyukurannya?”
 “Ia mengambil kekayaannya dari tempatnya, dan  mengeluarkannya juga dari tempatnya.”

“Orang seperti apa Abu  Bakar menurutmu?”
 “Ia tidak pernah menurutiku di masa jahiliyah, apalagi dalam  islam.”

“Umar bin  Khattab?”
 “Demi Allah setiap berjumpa dengannya aku pasti kabur.”

“Usman bin  Affan?”
“Aku  malu kepada orang yang  malaikat pun malu kepadanya.”

“Ali bin Abi  Thalib?”
“Aku  berharap darinya agar kepalaku selamat, dan berharap ia melepaskanku dan  aku melepaskannya. tetapi ia tak akan mau melakukan itu.” (Ali bin Abi Thalib selau berdzikir terhadap Allah SWT)

Amalan Yang  Dapat Menyakiti Iblis

“Apa yang kau rasakan  jika melihat seseorang dari umatku yang hendak  shalat?”
“Aku  merasa panas dingin dan gemetar.”

“Kenapa?”
“Sebab, setiap seorang hamba bersujud 1x  kepada Allah, Allah mengangkatnya 1 derajat.”

“Jika seorang umatku  berpuasa?”
“Tubuhku terasa terikat hingga ia  berbuka.”

“Jika ia berhaji?”
“Aku  seperti orang gila.”

“Jika ia membaca al-Quran?”
“Aku merasa meleleh laksana timah diatas api.”

“Jika ia  bersedekah?”
“Itu sama saja orang tersebut membelah tubuhku  dengan gergaji.”

“Mengapa bisa begitu?”
“Sebab dalam sedekah ada 4 keuntungan baginya.  Yaitu keberkahan dalam hartanya, hidupnya disukai, sedekah itu kelak  akan menjadi hijab antara dirinya dengan api neraka dan segala macam  musibah akan terhalau dari dirinya.”

“Apa yang dapat mematahkan  pinggangmu?”
“Suara kuda perang di jalan  Allah.”

“Apa yang dapat melelehkan  tubuhmu?”
“Taubat orang yang bertaubat.”

“Apa yang dapat membakar hatimu?”
“Istighfar di waktu siang dan malam.”

“Apa yang dapat mencoreng wajahmu?”
“Sedekah yang diam – diam.”

“Apa yang dapat menusuk matamu?”
“Shalat fajar.”

“Apa yang dapat memukul  kepalamu?”
“Shalat berjamaah.”

“Apa yang paling mengganggumu?”
“Majelis para ulama.”

“Bagaimana cara makanmu?”
“Dengan tangan kiri dan jariku.”

“Dimanakah kau menaungi anak – anakmu di musim panas?”
“Di bawah kuku manusia.”

Manusia Yang Menjadi  Teman Iblis

Nabi  lalu bertanya : “Siapa temanmu wahai  Iblis?”
“Pemakan riba.”

“Siapa sahabatmu?”
“Pezina.”

“Siapa teman tidurmu?”
“Pemabuk.”

“Siapa tamumu?”
“Pencuri.”

“Siapa utusanmu?”
“Tukang sihir.”

“Apa yang membuatmu gembira?”
“Bersumpah dengan cerai.”

“Siapa  kekasihmu?”
“Orang  yang meninggalkan shalat jumaat”

“Siapa manusia yang paling  membahagiakanmu?”
“Orang  yang meninggalkan shalatnya dengan  sengaja.”

Semoga dengan mengetahui ini, kita sebagai umat Nabi Muhammad SAW selalu diberi kemampuan untuk membekali diri dengan iman, melakukan amalan yang membuat iblis menjadi lemah, menjauhi hal-hal yang diinginkan mahkluk terlaknat tersebut. Wallahu a'lam bisshowab.

Sumber : infoyunik.com

Read More

Monday, April 2, 2018

wikz

Kisah Seorang Bayi yang Diaborsi


Astaghfirullah, jujur saya baca kisah ini sambil nangis...

Bulan 1 : Bu, panjangku itu cuma 2 cm, tapi aku udah punya badan bu... Aku sayang ibu, bunyi detak jantung ibu itu jadi musik terindah yang menemaniku di sini.

Bulan 2 : Bu, aku udah bisa ngisep jari imutku lho, di sini hangat bu, nanti kalau aku sudah keluar ibu janji ya mau main sama aku.

Bulan 3 : Bu, meskipun AKU belum tau jenis kelaminku, tapi apapun aku, aku harap ibu dan ayah bahagia kelak ketika aku keluar. Jangan nangis ya bu, kalau ibu nangis di sini aku juga ikut nangis.

Bulan 4 : Bu, rambutku sudah mulai tumbuh lho, ini jadi mainan baruku, aku bisa menggerakan kepalaku putar kiri putar kanan.

Bulan 5 : Bu, Ibu tadi ke dokter ya, dokter bilang apa? Apa itu aborsi Bu? Ku nggak diapa-apain kan Bu?

Bulan 6 : Bu datang ke dokter itu lagi ya? Bu, tolong kasih tau dokter itu, aku di sini baik-baik aja! Tapi kok dokter itu mulai memasukan benda tajam? Benda tajam itu mulai memotong rambutku bu, tolong. Aku takut. Benda tajam itu mulai memotong kakiku, sakiit Bu. Tapi meskipun aku tidak punya kaki, aku masih punya tangan yang bisa memeluk Ibu..., bu, benda itu sekarang mulai memotong tanganku, IBU tolong aku. Aku janji nggak akan nakal BU. Tapi, meskipun aku tidak punya tangan dan kaki, aku msh punya mata dan telinga untuk melihat senyum Ibu, mendengar suara Ibu, tapi... Benda itu sekarang sudah mulai memotong leherku, Ibu... Ampun bu... Beri aku kesempatan hidup, aku sayang Ibu, aku pengen meluk Ibu.

Bulan 7 : Bu, aku di sini baik-baik aja, aku sudah disamping orang orang soleh di surga, Allah mengembalikan semua organ tubuhku yang dipotong benda tajam itu, Allah memelukku, memegang tanganku, menggendongku dengan lembut dan Allah membisikkan tentang apa itu aborsi.

Kenapa IBU tega melakukan itu? Kenapa IBU nggak mau main sama aku? Apa salah aku bu? Ibu taubat yah, Ibu jangan melakukan aborsi lagi yah, biar Allah mau antar Ibu ke sini, nanti kita main bareng-bareng di sini, dan jangan lupa, ajak Ayah juga ya bu.

Read More

Wednesday, March 28, 2018

wikz

Inilah Ciri-Ciri Teman Sejati Menurut Islam


Teman, kawan, atau sahabat adalah orang yang bersama-sama bekerja (berbuat, berjalan), menjadi pelengkap (pasangan). Demikian pengertian teman menurut bahasa (KBBI). Seperti yang dilansir  risalahislam.com, inilah ciri teman sejati menurut Islam?

Kita mulai dari sebuah kisah pendek. Ali bin Abi Tholib pernah ditanya: “Berapa banyak teman dekat tuan?”

Ali menjawab: “Saya tidak mengetahuinya sekarang karena saat ini dunia sedang berada di pihak saya. Semua orang (ingin menjadi) teman dekat saya. Saya baru tahu itu besok nanti pada saat dunia meninggalkan saya. Sebab sebaik-baiknya teman adalah orang yang mendekat kepada saya pada saat dunia meninggalkan saya (tidak kaya dan tidak berkuasa)”.

Manusia adalah makhluk sosial. Tidak bisa hidup sendiri. Kita butuh teman untuk menjalani dan memenuhi ragam kebutuhan hidup. Bahkan, teman adalah personifikasi diri.

Menurut para ahli, manusia selalu memilih teman yang mirip dengannya dalam hal hobi, kecenderungan, pandangan, pemikiran, juga nasib.

Seorang Muslim tidak dapat semaunya memilih teman, meskipun setiap Muslim diharuskan berteman dengan semua orang karena Islam membenci permusuhan.

Sebagai pedoman hidup, syariat Islam memberi batasan-batasan yang jelas dalam soal pertemanan ini. Salah satu alasannya, teman memiliki pengaruh yang besar sekali.
Pentingnya memilih teman tersirat dalam sebuah sabda Rasulullah Saw:
"Seseorang itu tergantung agama temannya. Maka hendaknya salah seorang dari kalian melihat siapa temannya." (HR. Ahmad dan Tirmidzi).
Kita bisa menilai seseorang dengan melihat dengan siapa saja orang itu berteman. Pasalnya, seseorang akan berbicara dan berperilaku seperti kebiasaan temannya.

Rasulullah Saw, dengan hadits tersebut, mengingatkan agar kita cermat dalam memilih teman. Kita harus kenali kualitas beragama dan akhlak kawan kita. Bila ia seorang yang shalih, ia boleh kita temani. Sebaliknya, bila ia seorang yang buruk akhlaknya dan suka melanggar ajaran agama, pelaku dosa-dosa besar dan ahli maksiat, lebih-lebih berteman dengan orang-orang kafir dan munafik, kita harus menjauhinya.

Paparan berikut ini menggambarkan kriteria pertemanan dan teman yang baik dalam perspektif Islam:

1. ORANG YANG BERIMAN

Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudri, Rasullulah Saw bersabda: '

'Janganlah kamu bersahabat kecuali dengan orang mukmin yang bertaqwa'. Dalam hadits lain ditegaskan, "Jangan berteman, kecuali dengan orang mukmin, dan jangan memakan makananmu kecuali orang yang bertakwa." (HR. Ahmad).

Kriteria utama dan pertama orang yang harus dijadikan teman adalah orang beriman dan orang-orang saleh. Selain karena sesama mukmin memang bersaudara, juga karena orang beriman dengan benar melahirkan dalam dirinya perilaku yang baik (akhlaqul karimah) dan kita akan termotivasi melakukan hal yang sama. Beberapa ulama generasi salaf menyarankan kepada kita untuk : ''Bersahabatlah dengan orang-orang yang keadaannya bisa menunjukkan kamu ke jalan Allah''.

"Seorang mukmin itu tidak punya siasat untuk kejahatan dan selalu (berakhlak) mulia, sedang orang yang fajir (tukang maksiat) adalah orang yang bersiasat untuk kejahatan dan buruk akhlaknya." (HR. Tirmidzi).

Orang kafir yang tidak memusuhi Islam atau mau hidup berdampingan secara damai dengan umat Islam (kafir dzimmy) layak juga menjadi teman. Sedangkan kafir yang memusuhi Islam harus diperangi (kafir harby).

2. TEMAN DI JALAN ALLAH

Dalam perspektif Islam, pertemanan yang baik adalah pertemanan yang dijalin di jalan Allah dan karena Allah. Bukan pertemanan yang semata-mata dijalin untuk mendapatkan manfaat dunia, materi, jabatan, atau sejenisnya.

Pertemanan yang dijalin untuk saling mendapatkan keuntungan duniawi sifatnya sangat sementara. Bila keuntungan tersebut telah sirna, maka pertemanan pun putus.

Pertemanan yang dijalin karena Allah adalah pertemanan yang dijalin untuk mendapatkan ridha Allah: teman berdakwah dan berjihad, saling mengingatkan soal kebenaran dan kesabaran, teman beramal saleh, saling bantu demi ketaatan pada Allah, dan kebaikan lainnya. Orang yang semacam inilah yang kelak pada Hari Kiamat akan mendapat janji Allah.

"Sesungguhnya Allah pada Hari Kiamat berseru, 'Dimana orang-orang yang saling mencintai karena keagungan-Ku? Pada hari ini akan Aku lindungi mereka dalam lindungan-Ku, pada hari yang tidak ada perlindungan, kecuali perlindungan-Ku." (HR. Muslim).

Pertemanan yang dijalin karena Allah SWT akan melahirkan rasa saling mengasihi dan membantu, bahkan persaudaraan itu tetap akan berlanjut hingga di negeri Akhirat.

"Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa." (QS. Az-Zukhruf: 67)

3. CINTA KARENA ALLAH

Antar teman harus saling mencintai karena Allah SWT, bukan karena pamrih duniawi-material, apalagi "modus" pemanfaatan.

Dari Mu'adz bin Jabal berkata, “Aku mendengar Rasulullah Shalallaahu alaihi wasalam bersabda, Allah Tabaraka wa Ta'ala berfirman,

"Wajib untuk mendapatkan kecintaan-Ku orang-orang yang saling mencintai karena Aku dan yang saling berkunjung karena Aku dan yang saling berkorban karena Aku." (HR. Ahmad).

"Dahulu ada seorang laki-laki yang berkunjung kepada saudara (temannya) di desa lain. Lalu ditanyakan kepadanya, 'Ke mana anda hendak pergi? Saya akan mengunjungi teman saya di desa ini', jawabnya, 'Adakah suatu kenikmatan yang anda harap darinya?' 'Tidak ada, selain bahwa saya mencintainya karena Allah Azza wa Jalla', jawabnya. Maka orang yang bertanya ini mengaku, "Sesungguhnya saya ini adalah utusan Allah kepadamu (untuk menyampaikan) bahwasanya Allah telah mencintaimu sebagaimana engkau telah mencintai temanmu karena Dia." (HR. Muslim dari Abu Hurairah).

4. CERIA SAAT BERTEMU

Teman yang baik adalah teman yang membahagiakan dan memberi semangat. Paling tidak, saat bertemu dengan teman hendaknya selalu dalam keadaan wajah berseri-seri dan menyungging senyum.

"Jangan sepelekan kebaikan sekecil apa pun, meski hanya dengan menjumpai saudaramu dengan wajah berseri-seri." (HR. Muslim dan Tirmidzi).

5. JABAT TANGAN & HADIAH

Termasuk yang membantu langgengnya cinta dan kasih sayang antar teman adalah saling jabat tangan ketika bertemu dan berpisah serta saling memberi hadiah.

"Saling berjabat tanganlah kalian, niscaya akan hilang kedengkian. Saling memberi hadiah lah kalian, niscaya kalian saling mencintai dan hilang (dari kalian) kebencian." (HR. Imam Malik).

6. SELALU SIAP MENOLONG

Dalam Islam, prinsip menolong teman adalah bukan berdasar permintaan atau keinginan teman. Prinsip menolong teman adalah keinginan untuk menunjukkan dan memberi kebaikan, menjelaskan kebenaran, termasuk di dalamnya adalah amar ma'ruf nahi mungkar, meskipun bertentangan dengan keinginan teman.

Teman yang baik selalu mengingatkan agar temannya tidak terjerumus pada perbuatan dosa atau hal yang merugikan dirinya dan orang lain.

 Allah Swt memerintahkan kita untuk saling tolong dalam kebaikan dan takwa (ta’awanu ‘alal birri wat-taqwa), bukan saling dukung dalam perbuatan dosa dan permusuhan (wala ta’awanu ‘alal itsmi wal ‘udwan), sebagaimana dalam QS. Al-Ashr.

7. BERBAIK SANGKA

Termasuk bumbu pertemanan adalah berbaik sangka kepada sesama teman (husnuzhan), yaitu selalu berfikir positif (positive thinking) dan memaknai setiap sikap dan ucapan orang lain dengan persepsi dan gambaran yang baik, tidak ditafsirkan negatif.

“Jauhilah oleh kalian berburuk sangka, karena buruk sangka adalah pembicaraan yang paling dusta” (HR.Bukhari dan Muslim). Termasuk berburuk sangka di sini adalah dugaan yang tanpa dasar.

8. MENJAGA RAHASIA

Rahasia seseorang biasanya disampaikan kepada teman terdekat atau yang dipercayainya. Anas bin Malik pernah diberi tahu tentang suatu rahasia oleh Nabi Saw. Anas berkata, " Nabi Saw merahasiakan kepadaku suatu rahasia. Saya tidak menceritakan tentang rahasia itu kepada seorang pun setelah beliau (wafat). Ummu Sulaim pernah menanyakannya, tetapi aku tidak memberitahukannya" (HR. Al-Bukhari).

Teman sejati adalah teman yang bisa menjaga rahasia temannya. Orang yang membeberkan rahasia temannya adalah seorang pengkhianat. Berkhianat terhadap amanat adalah termasuk salah satu sifat orang munafik.

Semoga bermanfaat dan semoga kita selalu dikelilingi oleh teman dan sahabat yang baik lagi dicintai Allah. Amin...

Read More

Friday, March 2, 2018

wikz

Sluku-Sluku Bathok Karya Kanjeng Sunan Kalijaga, Subhanallah...

youtube.com

SLUKU-SLUKU BATHOK

  1. Sluku-Sluku Bathok 
  2. Bathoke Ela Elo
  3. Si Rama Menyang Solo
  4. Oleh-Olehe Payung Mutho
  5. Mak Jenthit Lolo Lo Bah
  6. Wong Mati Ora Obah
  7. Yen Obah Medeni Bocah
  8. Yen Urip Goleko Duwit

Sluku-Sluku Bathok

Artinya: Hidup Tidak Boleh Dihabiskan Hanya Untuk Bekerja,
Waktunya Istirahat Ya Istirahat, Untuk Menjaga Jiwa Dan Raga Agar Selalu Dalam Kondisi Yang Seimbang,
Bathok Atau Kepala Kita Perlu Beristirahat Untuk Memaksimalkan Kemampuanya.

Bathoke Ela Elo

Artinya: Dengan Berdzikir (ela elo= Laa ilaaha ilalloh) Mengingat Allah,
Syaraf Neuron Di Otak Akan Mengendur, Ingatlah Allah, Dengan Mengingat-Nya Hati Menjadi Tentram.

Si Rama Menyang Solo

Artinya:
Siram (Mandilah, Bersucilah)
Menyang (Menuju) Solo (Sholat) Lalu Bersuci Dan Dirikan Sholat.

Oleh-Olehe Payung Mutho

Artinya : Maka Kita Akan Mendapatkan Perlindungan (Payung) Dari Allah, Tuhan Kita,

Mak Jenthit Lolo lo Bah

Artinya: Kematian itu Datangnya Tiba-Tiba,
Tak Ada Yang Tahu,
Tak Dapat Diprediksi Dan
Tak Juga Dikira-Kira,
Tak Bisa Dimajukan Dan
Tak Bisa Pula dimundurkan,

Wong Mati Ora Obah

Artinya: Saat Kematian Datang,
Semua Sudah Terlambat,..
Kesempatan Beramal Hilang.

Yen Obah Medeni Bocah

Artinya: Banyak Jiwa Yang Rindu Untuk Kembali Pada Allah Ingin Minta Dihidupkan,
Tapi Allah Tak Mengijinkan, Jika Mayat Hidup Lagi Maka Bentuknya Pasti Menakutkan Dan Mudhorotnya Lebih Besar.

Yen Urip Goleko Dhuwit

Artinya: Kesempatan Untuk Beramal Hanya ada Di Saat Sekarang
(Selagi Mampu Dan Ada Waktu)
Bukan Dinanti (Ketidak Mampuan Dan Hilangnya Kesempatan)
Tempat Beramal Hanya Disini (Dunia)
Bukan Disana (Akherat)
Disana Bukan Tempat Beramal (Bercocok Tanam) Tapi Tempat Berhasil (Panen Raya)

Subhanalloh, Dalam Banget Arti Dan Makna Tembang "Sluku-Sluku Bathok" Karya Kanjeng Sunan Kalijaga, Semoga Kita Semua Di Beri Keselamatan Dunia Dan Akhirat Aamin...


Read More

Monday, February 26, 2018

wikz

Inilah Akibatnya Jika Rajin Sholat Dhuha


Banyak orang yang belum tahu apa akibat yang akan mereka rasakan bila rajin shalat dhuha !?.

Beruntung sekali anda punya kesempatan membaca tulisan dibawah ini, semoga menjadi pelajaran berharga untuk kita semua.

Seperti dikatakan oleh Sayid Muhammad bin Alwi al-Maliki dalam bukunya Khasais al-Ummah al-Muhamadiyah tentang keutamaannya, penulis membeberkan keutamaan-keutamaan yang disediakan oleh Allah bagi hamba yang menunaikannya lengkap dengan sumber haditsnya.

Pertama

Orang yang shalat Dhuha akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah. “Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Turmudzi)

Kedua

Barangsiapa yang menunaikan shalat Dhuha ia tergolong sebagai orang yang bertaubat kepada Alah. “Tidaklah seseorang selalu mengerjakan shalat Dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat.” (HR. Hakim).

Ketiga

Orang yang menunaikan shalat Dhuha akan dicatat sebagai ahli ibadah dan taat kepada Allah. “Barangsiapa yang shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu. Barangsiapa mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya.” (HR. At-Thabrani).

Keempat

Orang yang istiqamah melaksanakan shalat Dhuha kelak ia akan masuk surga lewat pintu khusus, pintu Dhuha yang disediakan oleh Allah. “Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu Dhuha. Apabila Kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, ‘Di manakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan shalat Dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.” (HR. At-Thabrani).

Kelima

Allah mencukupkan rezekinya. “Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu.” (HR. Abu Darda`).

Keenam

Orang yang mengerjakan shalat Dhuha ia telah mengeluarkan sedekah. “Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha.” (HR Muslim).

Setelah Baca Tulisan Diatas Apakah Masih Punya Alasan Untuk Meninggalkan Shalat Dhuha ??

Shalat Dhuha mempunyai kedudukan mulia. Disunnahkan untuk kita kerjakan sejak terbitnya matahari sampai menjelang datangnya shalat dzuhur. Syukron... kepada siapapun yg pertama kali menulis artikel ini, semoga kita bisa mengambil pelajaran dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Amin...

SEMANGAT SHALAT DHUHA

(Sumber : Pengguna FB)
Read More
wikz

Menikah dan Tanggung Jawab, Menikah Bukti Keagungan Allah SWT


Allah swt. berfirman,

وَمِنْ ءَايَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ
يَتَفَكَّرُونَ (الروم21(

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (Ar Rum:21)

Ayat ini sebenarnya bagian dari tanda-tanda keagungan dan kekuasaan Allah SWT. Bahwa semua yang ada di langit dan di bumi dan segala yang terjadi datang dari-Nya. Termasuk diciptakannya manusia berpasang-pasangan yang karenanya terjadi kelangsungan hidup, seperti yang disebutkan pada ayat di atas. Karenanya hakikat pernikahan dan rumah tangga bagi Allah SWT adalah ikatan yang sangat agung.

Sebaliknya, ketika manusia hidup dalam perzinahan, yang ada hanyalah nafsu kebinatangan. Bila nafsu kebinatangan yang menonjol dalam hidup manusia, kerusakan pasti akan meraja lela. Paling tidak yang pertama kali hancur adalah kemanusiaan. Manusia tidak lagi peduli dengan rumah tangga. Bila rumah tangga hancur, garis nasab akan hilang. Lama-kelamaan manusia tidak tahu lagi siapa sebenarnya yang ia gauli. Tidak mustahil suatu saat – bahkan ini sudah banyak terjadi – akan lahir seorang anak dari hubungan ayah dengan anaknya, atau hubungan ibu dengan anaknya, atau hubungan antara saudara seayah dan sebagainya.

Karena itu pada ayat di atas, Allah SWT menjadikan hakikat berpasang-pasangan sebagai bukti keagungan-Nya, supaya manusia tidak begitu mudah merendahkan dirinya dengan menganggap bahwa berhubungan dengan siapa saja boleh-boleh saja. Tidak, janganlah sekali-kali perbuatan ini dilakukan. Sebab dengan melakukan perzinaan seseorang tidak saja mengahancurkan kemanusiaannya sendiri melainkan lebih dari itu ia telah merendahkan Allah SWT. dengan meremehkan tanda-tanda keagungan-Nya.

Jelasnya bahwa dari ayat di atas setidaknya ada tiga langkah yang bisa kita bahas secara mendalam dalam tulisan ini untuk mencapai kebahagiaan dalam rumah tangga:

(a) Bangun Jiwa Sakinah

(b) Hidupkan Semangat Mawaddah

(c) Pertahankan Spirit Rahmah.

Dan ketiga langkah ini adalah bekal utama setiap rumah tangga. Bila salah satunya hilang, rumah tangga akan rapuh dan mudah retak. Karena itu hendaklah ketiga langkah tersebut benar-benar dicapai secara maksimal, atau paling tidak mendekatinya.

Bangun Jiwa Sakinah

Allah berfirman : litaskunuu ilaihaa, artinya agar kau berteduh wahai para suami kepada istrimu. Kata litaskunuu diambil dari kata sakana yaskunu artinya berdiam atau berteduh. Dari kata sakana ini di ambil istilah sakinah yang kemudian diartikan tenang. Memang bisa saja kata sakana diartikan tenang, tetapi pengertian dalam ayat ini lebih dalam lagi dari sekedar tenang.

Syaikh Ibn Asyur dalam tafsirnya At Tahrir wat Tanwiir mengartikan kata litaskunuu dengan dengan tiga makna:

(1) Lita’lafuu artinya agar kamu saling mengikat hati, seperti uangkapan ta’liiful quluub. Dalam surah Al Anfal: 63 Allah berfirman: wa allafa baina quluubihim (Dialah Allah yang telah mempersatukan hati di antara mereka). Dengan makna ini maka antara suami istri hendaknya benar-benar membangun ikatan hati yang kuat. Dan sekuat-kuat pengikat hati adalah iman. Maka semakin kuat iman seseorang, semakin kuat pula ikatan hatinya dalam rumah tangganya. Sebaliknya semakin lemah iman seseorang, bisa dipastikan bahwa rumah tangga tersebut akan rapuh dan mudah retak.

(2) Tamiiluu ilaihaa artinya kau condong kepadanya. Condong artinya pikiran, perasaan dan tanggung jawab tercurah kepadanya. Dengan makna ini maka suami istri bukan sekedar basa-basi untuk bersenang-senang sejenak. Melainkan benar-benar dibangun di atas tekad yang kuat untuk membangun masa depan rumah tangga yang bermanfaat. Karenanya harus ada kecondongan dari masing-masing suami istri. Tanpa kecondongan pasti akan terjadi keterpaksaan.

Karena itu orang tua jangan memaksakan kehendaknya jika memang ternyata dalam diri anaknya tidak ada kecondongan. Saya sering menemukan seorang anak muda mengeluh karena dipaksa orang tuanya untuk menikah dengan si fulanah. Sementara dalam diri anak muda tersebut tidak ada kecondongan sama sekali. Tapi orang tuanya mengancam dan bahkan menganggap ia bukan anaknya jika tidak mengikuti keinginannya.

Ini tentu sikap yang tidak pada tempatnya. Orang tua harus tahu bahwa sakinah dalam rumah tangga tidak akan di capai tanpa adanya kecondongan. Pun orang tua harus tahu bahwa yang akan hidup bersama istrinya adalah sang anak. Maka tidak benar menggunakan kartu merah orang tua, untuk memaksakan kecondongannya supaya anak mengikutinya.

Seringkali rumah tangga hancur karena orang tua tidak meperhatikan kecondongan sang anak. Karena itu untuk membangun sakinah harus ada dalam diri masing-masing suami istri kecondongan.

(3) Tathma’innuu biha artinya kau merasa tenang dengannya.

Dalam surah Ar Ra’d:28 Allah berfirman: alaa bidzikrillahi tathma’innul quluub (Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram). Dari sini nampak bahwa untuk mencapai ketenangan dalam rumah tangga hanya dengan banyak berdzikir kepada Allah.

Para ulama menyebutkan bahwa dzikir ada tiga dimensi: dzikurullisan (dzikir dengan lidah), dzikrul qalb (dzikir dengan hati) maksudnya hatinya selalu sadar dan ingat kepada Allah, dan dzikrul haal (dzikir dengan perbuatan), maksudnya seluruh perbuatannya selalu dalam ketaatan kepada Allah swt. Maka sungguh tidak mungkin mencapai sakinah rumah tangga yang penuh dengan kemaksiatan kepada Allah swt.

Termasuk kemaksiatan ketika masing-masing suami istri suka berbohong. Banyak rumah tangga yang retak karena ketidak jujuran masing-masing suami istri. Bila seorang suami suka berbohong pasti sang istri akan gelisah. Selanjutnya ketenangan akan hilang dalam rumah tangga. Sebaliknya bila istri suka berbohong, sang suami pasti tidak akan merasa tenang bersamanya. Bila suami tidak tenang, bisa jadi kelak rumah tangga akan terancam. Dari sini perceraian demi perceraian terjadi. Asal muasalnya karena kebiasaan tidak jujur dan dosa-dosa.

Hidupkan Semangat Mawaddah

Mawaddah artinya cinta. Imam Hasan Al Bashri mengartikan kata mawaddah sebagai metafor dari hubungan intim. Jelasnya bahwa mawaddah adalah perasaan cinta dan senang dengannya rumah tangga menjadi bergairah dan penuh semangat. Tanpa mawaddah rumah tangga akan kering. Mawaddah biasanya sangat personal. Ia tidak tergantung kepada kecantikan istri atau ketampanan suami. Boleh jadi di mata banyak orang wanita itu tidak cantik, tetapi sang suami sangat mencintainya. Pun boleh jadi wanita itu disepakati sebagai wanita cantik, tetapi sang suami ternyata sangat membencinya.

Sebagian ulama tafsir mengatakan bahwa cinta biasanya sering menggebu di masa muda atau di awal-awal pernikahan. Lama ke lamaan setelah masuk dalam rutinitas rumah tangga, getaran cinta menjadi melemah. Karenanya Allah SWT bekali rahmah sebagai pengimbangnya, supaya ketika sinyal cinta mulai redup, masih ada semangat rahmah yang akan menyelamatkan rumah tangga tersebut. Lain halnya dengan orang-orang yang membangun rumah tangga hanya dengan modal cinta, rumah tangga rentan mudah roboh dan tidak kokoh.

Ibarat mesin, mawaddah adalah dinamo penggerak yang mengairahkan. Dengan mawaddah rumah tangga menjadi dinamis dan produktif. Sebaliknya bila jiwa mawaddah hilang, rumah tangga akan menjadi monoton tanpa dinamika sama sekali. Dalam penelitian ciri mawaddah ada tiga:

(a) Katsratut tahaady (selalu saling memberi hadiah), karena seperti kata Nabi saw. dengan saling memberi hadiah cinta akan selalu hangat.

(b) Katsratu dzikrihi (selalu saling mengingat kebaikannya). Sebab dengan mengingat kebaikannya seseorang akan selalu merasa berhutang budi. Hindari melihat keburukan dan kekurangannya, karena itu akan menumbuhkan kebencian dan perselisihan tiada henti.

(c) Katsratul ittishaali ma’ahu (selalu saling berkomunikasi) sebab dari kemunikasi akan hilang prasangka. Banyak hal yang sebenarnya dimaksudkan untuk kebaikan, tetapi karena lemahnya komunikasi seringkali kesalahpahaman terjadi.

Pertahankan Spirit Rahmah

Rahmah artinya kasih sayang, diambil dari kata rahima yarhamu. Dari kata ini pula diambil kata ar rahmaan salah satu asma Allah SWT. Bahwa Allah Maha Penyayang. Para ahli tafsir mengatakan bahwa rahman-Nya Allah meliputi seluruh mahluk-Nya: manusia, binatang, dan mahluk-mahluk lainnya. Termasuk orang-orang yang tidak beriman, karenanya mereka masih bisa hidup dan bisa menikmati fasilitas kehidupan dari Allah, padahal mereka setiap hari tidak mentaati-Nya. Kata rahmah lebih bermakna kesungguhan untuk berbuat baik kepada orang lain, apa lagi kepada keluarga.

Memang setiap orang mempunyai kekurangan, dan tidak ada seorang pun yang mecapai kesempurnaan. Maka jika setiap manusia selalu mempersepsikan adanya pasangan yang sempurna, pasti pada akhirnya ia tidak akan pernah punya pasangan. Dalam pepatah Arab dikatakan: “Man talaba akhan bilaa ‘aibin laqiya bilaa akhin (orang yang mencari kawan tanpa cacat, pasti pada akhirnya ia tidak akan punya kawan).

Kata rahmah lebih mencerminkan sikap saling memahami kekuarangan masing-masing lalu berusaha untuk saling melengkapi. Sikap rahmah menekankan adanya sikap saling tolong menolong dalam bersinergi, sehingga kekurangan berubah menjadi kesempurnaan.

Sikap rahmah seringkali berperan ketika semangat cinta mulai menurun. Biasanya itu terjadi setelah usia suami istri sama-sama mencapai tahap tua. Cucu sudah mulai banyak. Tubuh mulai sakit-sakitan. Pada saat itu kebertahanan rumah tangga akan ditopang oleh kekuatan rahmah (kasih sayang).

Karena itu mawaddah dan rahmah ibarat dua sayap bagi burung. Bila kedua sayap itu berfungsi dengan baik, maka rumah tangga akan berjalan penuh kebahagiaan. Ibarat burung terbang di angkasa, ia menikmati keindahan alam semesta dan penuh dengan kelapangan dada. Tanpa sedikit pun ada beban di hatinya. Terbang ke mana saja ia mau, tidak ada hambatan dan kesulitan.

Kesadaran Akhirat

Pada penutup ayat di atas Allah SWT berfirman: inna fiidzaalika laayatil liqawmiyyatafakkaruun maksudnya bahwa itu semua merupakan bukti bagi orang-orang yang berpikir. Yaitu orang-orang yang menggunakan akalnya untuk memahami ajaran Allah SWT.

Dalam Al Qur’an banyak sekali ditemukan penegasan bahwa kelak di hari Kiamat banyak manusia menyesal karena selama di dunia tidak menggunakan akalnya.

Allah SWT. berfirman, “Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.” Al Mulk:10

Dari sini nampak bahwa yang membedakan antara manusia dan mahluk lainnya adalah karena manusia Allah bekali akal. Dan di antara ciri orang-orang berakal bahwa ia selalu menegakkan kedamaian dalam hidupnya terutama minimal dalam rumah tangganya. Maka ketika ia tidak bisa membangun kedamaian dalam rumah tangganya, bisa dipastikan ia akan gagal dalam lapangan kehidupan yang lain.

Bila seseorang gagal dalam rumah tangga otomatis ia menyesal. Menyesal karena telah menyia-nyiakan kesempatan untuk berbuat baik selama di dunia. Penyesalan itu terjadi kelak setelah ia tahu bahwa ternyata Allah tidak menyia-nyiakan sekecil apapun yang dilakukan manusia. Famayya’mal mitsqaal dzarratin khairay yarah wamay ya’mal mitsqaala dzarratin syarray yarah (Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.” Qs. Az Zalzalah:7-8.

Kesadaran akhirat seperti inilah yang harus selalu dicamkan oleh setiap suami istri, karena hanya dengan kesadaran ini semua prilaku akan menjadi baik dan rumah tangga akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Semoga bermanfaat...

Wallahu’ alam bishshwab


Read More