Sunday, April 23, 2017

wikz

Wajibnya Berbakti Kepada Kedua Orang Tua dan 10 Keutamaannya !

zamanislammodern.blogspot.com - Sebagai insan yang hidup didunia ini sudah barang tentu kita memiliki kedua orang tua. Sebab dari benih cinta dari keduanya itulah kita dilahirkan. Dan sebab cinta kasihnya jua kita bisa mencapai keberhasilan seperti yang kita rasakan sekarang ini. Orang tua tanpa pamrih rela berjuang untuk mendidik dan membesarkan anak-anaknya dengan bersusah payah. Karena itulah Allah dan Rosulnya mewajibkan umat manusia taat dan patuh kepada kedua orang tuanya dan menempatkannya sebagai keutamaan dalam menjalin hubungan antar manusia (hablum minannas)

army.mil


Berikut ini adalah 10 keutamaan berbakti kepada orang tua berdasarkan hadits yang shahih :

1. Amalan yang Paling Utama

Dari Abdullah bin Mas'ud radiyallahu 'anhu berkata

سَأَلْتُ النَّبِىَّ – صلى الله عليه وسلم – أَىُّ الْعَمَلِ أَحَبُّ إِلَى اللَّهِ قَالَ الصَّلاَةُ عَلَى وَقْتِهَا . قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ ثُمَّ بِرُّ الْوَالِدَيْنِ . قَالَ ثُمَّ أَىُّ قَالَ الْجِهَادُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ

Aku pernah bertanya kepada Rosulullah Sholallahu 'alaihi wa Sallam "Amalan apakah yang paling dicintai Allah?" beliau menjawab "Sholat tepat pada waktunya". Aku melanjutkan, " kemudian apa?" beliau menjawab "Berbakti kepada orang tua". lalu aku bertanya lagi "kemudian apa?" Beliau menjawab "Berjihad dijalan Allah." (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

2. Bernilai Jihad

Berbakti kepada kedua orang tua adalah setara dengan jihad fi sabilillah. Sehingga pada beberapa hadits, beliau menganjurkan kepada orang yang akan berjihad untuk terlebih dahulu berbakti kepada kedua orang tuanya.
Dari Abdullah bin Ash ia berkata 

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – فَاسْتَأْذَنَهُ فِى الْجِهَادِ فَقَالَ أَحَىٌّ وَالِدَاكَ . قَالَ نَعَمْ . قَالَ فَفِيهِمَا فَجَاهِدْ

Seorang laki-laki datang kepada Rosulullah shallallahu 'alaihi wa sallam lalu meminta kepada beliau untuk berjihad. Maka beliau bersabda, "Apakah kedua orang tuamu masih hidup?" ia menjawab "Ya." beliaupun bersabda "Maka bersungguh-sungguhlah dalam berbakti kepada keduanya." (HR Al-Bukhari dan muslim)

3. Berpahala Hijrah

Berbakti kepada orang tua juga bernilai hijrah. Ada seseorang yang berniat untuk hijrah ke Madinah, tetapi Rosulullah memerintahkannya untuk tetap tinggal di negrinya untuk berbakti kepada kedua orang tuanya.

أَقْبَلَ رَجُلٌ إِلَى نَبِىِّ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ أُبَايِعُكَ عَلَى الْهِجْرَةِ وَالْجِهَادِ أَبْتَغِى الأَجْرَ مِنَ اللَّهِ. قَالَ فَهَلْ مِنْ وَالِدَيْكَ أَحَدٌ حَىٌّ. قَالَ نَعَمْ بَلْ كِلاَهُمَا. قَالَ فَتَبْتَغِى الأَجْرَ مِنَ اللَّهِ. قَالَ نَعَمْ. قَالَ فَارْجِعْ إِلَى وَالِدَيْكَ فَأَحْسِنْ صُحْبَتَهُمَا

Seorang laki-laki datang menemui Rosulullah SAW lalu berkata. "Saya berbai'at kepadamu untuk berhijrah dan berjihad, aku mengharapkan pahala dari Allah." Beliau bertanya, "Apakah salah satu orang tuamu masih hidup?" ia menjawab "Ya, bahkan keduanya masih hidup" Rosulullah bertanya lagi, "Maka apakah kamu masih akan mencari pahala dari Allah?" ia menjawab "Ya" maka Rosulullah pun bersabda, "Pulanglah kepada kedua orang tuamu lalu berbuat baiklah dalam mempergauli mereka." (HR Muslim)

4. Surga Dibawah Telapak Kaki Ibu

Ungkapan surga dibawah telapak kaki ibu sudah sering kita dengar dan dikuatkan dengan hadits berikut ini

أَنَّ جَاهِمَةَ جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَرَدْتُ أَنْ أَغْزُوَ وَقَدْ جِئْتُ أَسْتَشِيرُكَ فَقَالَ هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ قَالَ نَعَمْ قَالَ فَالْزَمْهَا فَإِنَّ الْجَنَّةَ تَحْتَ رِجْلَيْهَا

Jahimah pernah datang kepada Rosulullah SAW lalu berkata. "Ya Rosulullah aku ingin berperang dan sungguh aku datang untuk meminta pendapatmu." Beliau bertanya "Apakah kamu masih memiliki ibu?" ia menjawab "Ya" maka beliaupun bersabda "Tetaplah bersamanya karena sesungguhnya surga ada di kakinya." (HR Ibnu Majah dan An Nasa'i)

5. Dipanjangkan Umur dan Ditambah Rejeki

Diantara keutamaan berbakti kepada orang tua adalah sama dengen keutamaan menjalin silaturrahmi yaitu dipanjangkan umur dan diluaskan rejeki.

مَنْ سَرَّهُ أَنْ يُمَدَّ لَهُ فِى عُمْرِهِ وَيُزَادَ لَهُ فِى رِزْقِهِ فَلْيَبَرَّ وَالِدَيْهِ وَلْيَصِلْ رَحِمَهُ

"Barang siapa ingin dipanjangkan umurnya dan dimurahkan rejekinya, maka hendaklah ia berbakti kepada kedua orang tua dan menyambung tali silaturrahim." (HR Ahmad)

6. Memperoleh Ampunan dari Allah

Allah akan mengampuni dosa-dosa hambanya yang sungguh berbakti kepada kedua orang tuanya.

الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ

"Siapa yang mendapati salah satu dari kedua orang tuanya kemudian ia tidak diampuni, maka Allah telah menjauhkannya (dari rahmat)." (HR. Ahmad)

7. Taat Kepada Kedua Orang Tua Merupakan Wujud Ketaqwaan Kepada Allah

Sabda Rosulullah SAW :

طَاعَةُ اللَّهِ طَاعَةُ الْوَالِدِ، وَمَعْصِيَةُ اللَّهِ مَعْصِيَةُ الْوَالِدِ

"Taat kepada Allah (salah satu bentuknya) adalah taat kepada kedua orang tua. Durhaka kepada Allah (salah satu bentuknya) adalah durhaka kepada kedua orang tua." (HR. Thabrani)

8. Keridhaan Kedua Orang Tua adalah Keridhaan Allah

Rosulullah SAW bersabda :

رِضَا الرَّبِّ فِى رِضَا الْوَالِدِ وَسَخَطُ الرَّبِّ فِى سَخَطِ الْوَالِدِ

 "Keridhaan Tuhan ada pada keridhoan kedua orang tua, dan kemurkaan Tuhan ada pada kemurkaan kedua orang tua." (HR Tirmidzi)

9. Bentuk Taubat Kepada Allah

Dari Ibnu Umar radhiyallahu 'anhu berkata :

أَتَى النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّى أَصَبْتُ ذَنْبًا عَظِيمًا فَهَلْ لِى مِنْ تَوْبَةٍ قَالَ هَلْ لَكَ مِنْ أُمٍّ. قَالَ لاَ. قَالَ هَلْ لَكَ مِنْ خَالَةٍ. قَالَ نَعَمْ. قَالَ فَبِرَّهَا

Seorang laki-laki datang menghadap Nabi Saw lalu berkata : "Sesungguhnya aku telah melakukan suatu dosa yang sangat besar, apakah aku bisa bertaubat?" Nabi SAW balik bertanya "apakah engkau masih memiliki ibu?" ia menjawab, "Tidak"  Beliau bertanya lagi "Apakah engkau masih memiliki bibi (saudari ibu)?" ia menjawab "Ya" maka beliau bersabda, "Maka berbaktilah kepadanya." (HR. Tirmidzi)

10. Jalan Menuju Surga

Dalam hadits orang tua diistilahkan sebagai "Ausathu abwabil jannah" yakni pintu surga yang ditengah-tengah. Sehingga untuk bisa memasuki surga Allah salah satunya adalah berbakti kepada kedua orang tua.
Sabda Rosulullah SAW :

الْوَالِدُ أَوْسَطُ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ فَإِنْ شِئْتَ فَأَضِعْ ذَلِكَ الْبَابَ أَوِ احْفَظْهُ

"Orang tua adalah paling pertengahan antara pintu-pintu surga. Jika kamu mau, sia-siakanlah pintu itu (kau tidak mendapat surga) atau jagalah ia (untuk mendapatkan pintu surga itu)." (HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

Semoga kita senantiasa dapat mengabdikan diri kita kepada kedua orang tua. Amin...



Read More

Friday, April 14, 2017

wikz

Subhanallah! Inilah 10 Sifat Dan Perilaku Istri Yang Membuat Rezeki Suami Mengalir Deras


encikshino.com


Sebagian besar suami mungkin saja tidak mengetahui secara langsung mengapa rezekinya begitu lapang dan mengalir dengan sangat derasnya. Sesungguhnya dibalik semua itu ada peran istri hebat dan luar biasa yang mempunyai sifat dan perilaku yang berpengaruh besar terhadap itu semua. Dibawah ini bisa jadi adalah 10 sifat dan perilaku istri tersebut yang patut diteladani dan diamalkan oleh para wanita untuk mendukung suaminya dalam mengais rezeki :

1. Istri Yang Pandai Bersyukur
Istri yang pandai bersyukur secara tidak langsung mampu mendatangkan tambahan rezeki yang lebih banyak lagi karena Allah telah berjanji akan menambah rejeki hambanya manakala mereka pandai bersyukur demikian pula sebaliknya.

Firman Allah "Dan ingatlah ketika Tuhanmu memaklumkan: bila kalian bersyukur tentu Kami akan menambah (nikmat) padamu dan apabila kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya adzabku sangat pedih" (QS. Ibrahim : 7)

2. Istri Yang Bertawakkal Kepada Allah
Diwaktu seseorang bertawakkal pada Allah maka Allah akan mencukupi rejekinya.

"Dan barangsiapa yang bertawakkal pada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya" (QS. Ath Thalaq : 3)

Bilamana istri tidak bekerja dan hanya mengurus anak-anaknya maka dari manakah ia dapat mencukupi kebutuhannya selain daripada suami yang mencari nafkah untuknya. Maka dari itu Allah melapangkan rezeki suaminya yang juga adalah rezekinya.

3. Istri Yang Baik Akhlak dan Agamanya
Rasulullah SAW menjelaskan hendaknya menikahi wanita karena 4 perkara yakni : karena hartanya, kecantikannya, nasabnya dan agamanya.

"Pilihlah karena agamanya, niscaya kamu beruntung" (HR. Bukhari dan Muslim)

Yang dimaksud beruntung adalah keberuntungan di dunia dan akhirat. Dan kelapangan rezeki itu adalah salah satunya.
Mari kita perhatikan bahwa tidak ada satupun sebuah keluarga yang dalam kehidupannya selalu taat kepada Allah akan mengalami kelaparan dan kesengsaraan hidup. Lalu bagaimana dengan seorang suami yang selalu banyak bermaksiat kepada Allah namun masih dimudahkan rezekinya? Ketahuilah bahwa sesungguhnya kelapangan tersebut tidak lain karena terdapat istri yang taat kepada Allah karena dalam nafkah itu ada hak istri dan anak-anak mereka yang disalurkan melalui suaminya tersebut.

Sungguh suami yang demikian ini memiliki hutang pada istrinya.

4. Istri Yang Banyak Beristighfar
Keutamaan daripada istighfar ini sesungguhnya adalah untuk menarik rezeki

Firman Allah "Maka saya katakan kepada mereka 'Mohonlah ampun kepada Tuhanmu', sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun, pasti Dia akan mengirimkan hujan padamu dengan lebat, memperbanyak harta dan anak-anakmu, mengadakan untukmu kebun-kebun dan mengadakan (juga didalamnya) sungai-sungai untukmu" (QS. Nuh : 10-12)

5. Istri Yang Gemar Silaturrahim
Dengan gemar bersilaturrahim ini hakikatnya istri telah membantu suaminya dalam mencari nafkah sehingga diluaskan rezekinya oleh Allah. Silaturrahmi disini bisa dilakukan kepada kedua orang tuanya, mertuanya, sanak familinya, dan saudari-saudari seakidahnya. karena selain daripada melancarkan rezeki silaturrahim juga dapat memanjangkan umur.

"Siapa yang suka dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya hendaklah dia menyambung silaturrahmi" (HR. Al Bukhari dan Muslim).

6. Istri Yang Gemar Bersedekah
Allah akan melipatgandakan rejeki orang yang gemar bersedekah hingga 700 kali lipat bahkan bisa lebih dari itu sesuai kehendakNya.

Dengan istri yang suka bersedekah ini secara tidak langsung juga akan membantu melipatgandakan rejeki suaminya. Jadi sisihkanlah sedikit uang yang diberikan oleh suaminya untuk bersedekah.

"Perumpamaan orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir ada seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) untuk siapapun yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas lagi Maha Mengetahui." (QS. Al Baqarah : 261)

7. Istri Yang Bertaqwa
Sesungguhnya taqwa akan mendapatkan jaminan rejeki dari Allah. Bahkan ia akan mendapatkan rejeki dari arah yang tidak disangkanya. 

Firman Allah "Barangsiapa bertaqwa kepada Allah, niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya serta memberinya rizki dari arah yang disangka-sangka" (QS. At Thalaq : 2-3).

8. Istri Yang Selalu Mendoakan Suami
Allah berfirman "Berdoalah kepadaKu niscaya Aku kabulkan" (QS. Ghafir : 60)

Segala sesuatu yang ada dilangit dan dibumi sesungguhnya adalah milik Allah semata. Demikian pula rejeki yang kita harapkan merupakan milik Allah jadi tidak ada jalan lain selain berdoa kepadaNya disamping usaha yang telah kita lakukan.

Istri juga memiliki peranan penting untuk mendoakan suaminya agar senantiasa dikarunia rejeki yang banyak dan barokah. Sementara suami tetap melaksanakan kewajibannya untuk mencukupi kebutuhan keluarga dengan bekerja.

9. Istri Yang Gemar Melakukan Sholat Dhuha
Sholat Dhuha sungguh memiliki keutamaan yang luar biasa. Dhuha 2 rakaat setara dengan 360 sedekah untuk menggantikan hutang sedekah setiap persendian tubuh kita. Dhuha 4 rakaat, Allah akan menjamin rejeki kita sepanjang hari.

"Didalam tubuh manusia ada 360 sendi, yang semuanya harus dikeluarkan sedekahnya. "Mereka (para sahabat) bertanya, "Siapakan yang dapat melakukan itu wahai Nabiyullah?" Beliau menjawab, "Engkau membersihkan dahak yang ada didalam masjid adalah sedekah, engkau menyingkirkan sesuatu hal yang mengganggu dijalan adalah sedekah. Jadi bila engkau tidak menemukannya (sedekah sebanyak itu), jadi dua rakaat Dhuha telah mencukupimu" (HR. Abu Dawud)

Firman Allah "Wahai anak Adam, janganlah engkau luput dari empat rakaat diawal harimu, niscaya Aku cukupkan untukmu disepanjang hari itu"

10. Istri Yang Taat Dan Melayani Suaminya
Salah satu kewajiban seorang istri kepada suami adalah mentaatinya selama perintah suami adalah kepada jalan yang lurus dan tidak mendurhakai Allah dan Rosulnya.

Lantas kemudian apa kaitannya dengan rejeki? Ketika seorang istri taat dan membahagiakan hati suaminya maka hati suami akan menjadi tenang dan damai sehingga pikirannya pun jernih dan memacu semangat kerja dan kreatifitasnya. Suami akan giat bekerja untuk membahagiakan istrinya pula. Allah meridhoi setiap langkah usahanya, ibadah menjadi tenang dan rejeki pun menjadi lancar. 

Wallahu a'lam bissawab...

Jika bermanfaat, silahkan SHARE



Read More
wikz

Wajib Baca! Inilah 3 Rahasia Allah Ketika Ada Kucing yang Mendatangi Kita dan Meminta Makanan

petsittersireland.com
Saudaraku Muslimin dan Muslimat yang dimuliakan Allah, marilah kita sedikit berbagi ilmu tentang makna kehidupan didunia ini dan mengetahui tanda-tanda kebesaran Allah dan sungguh rencana Allah tidak akan ada yang sia-sia jika kita bisa mencermatinya.

Seringkali ketika sedang makan di rumah ataupun diwarung-warung kaki lima, kita sering menjumpai kucing yang datang menghampiri kita dan mengeong bahkan sampai menempel pada kaki kita bukan? tapi apakah yang kita lakukan ketika menjumpai hal tersebut? paling sering kita akan mengusirnya bahkan tega menendangnya, Astaghfirullah! dan hal ini juga sering saya lakukan sendiri sebelumnya.

Kita mengetahui bahwa sebenarnya kucing tersebut kelaparan dan hendak meminta sedikit makanan kepada kita, tetapi bukannya mau memberinya makanan tapi kita justru mengacuhkan dan bahkan mengusirnya. Sesungguhnya jika kita mau memaknai apa yang direncanakan oleh Allah sehingga mengutus kucing tersebut mendatangi kita, pastinya kita akan dengan senang hati berbagi makanan kepadanya. Karena kita tahu bahwa Allah hendak menguji dan bahkan ingin memperluas rejeki kita semua.

Inilah 3 rahasia mengapa kucing tersebut datang menghampiri kita? dan rugilah sekiranya kita tidak mau memanfaatkan kesempatan ini :

  1. Allah sedang memberi tahu kita bahwa sesungguhnya ada hak makanan dari kucing tersebut yang wajib kita berikan kepadanya. Karena hakekat rejeki yang kita nikmati itu bukan sepenuhnya milik kita dan kita wajib menyisihkannya walaupun kepada binatang seperti kucing sekalipun maka dari itu ia datang menghampiri kita.
  2. Allah sedang memberi tahu kita bahwa seandainya jika kita rela memberikan sedikit makanan kepada kucing tersebut maka Allah pasti akan menggantinya dengan rejeki yang berlipat ganda. Karena Allah telah berjanji untuk melipatgandakan 1 amal kebaikan hingga 10 kali lipat dan Allah Maha Kaya dan sesungguhnya hal tersebut sungguh mudah bagi Allah.
  3. Allah sedang memberitahu kita jika seandainya kita mengusir dan menolak memberikan sedikit makanan kepada kucing tersebut maka celakalah kita karena sesungguhnya kita telah menolak rejeki lain yang hendak Allah berikan kepada kita. Subhanallah...
Rejeki itu luas dan bukan hanya tentang materi dan uang semata, sedari itu hendaknya kita rajin beramal dan bersedekah agar rejeki kita dilapangkan oleh Allah SWT. Amin

Wallahu A'lam bissawab...

Jika dirasa bermanfaat, silahkan SHARE


Read More