Monday, February 26, 2018

wikz

Inilah Akibatnya Jika Rajin Sholat Dhuha


Banyak orang yang belum tahu apa akibat yang akan mereka rasakan bila rajin shalat dhuha !?.

Beruntung sekali anda punya kesempatan membaca tulisan dibawah ini, semoga menjadi pelajaran berharga untuk kita semua.

Seperti dikatakan oleh Sayid Muhammad bin Alwi al-Maliki dalam bukunya Khasais al-Ummah al-Muhamadiyah tentang keutamaannya, penulis membeberkan keutamaan-keutamaan yang disediakan oleh Allah bagi hamba yang menunaikannya lengkap dengan sumber haditsnya.

Pertama

Orang yang shalat Dhuha akan diampuni dosa-dosanya oleh Allah. “Barangsiapa yang selalu mengerjakan shalat Dhuha niscaya akan diampuni dosa-dosanya walaupun sebanyak buih di lautan.” (HR. Turmudzi)

Kedua

Barangsiapa yang menunaikan shalat Dhuha ia tergolong sebagai orang yang bertaubat kepada Alah. “Tidaklah seseorang selalu mengerjakan shalat Dhuha kecuali ia telah tergolong sebagai orang yang bertaubat.” (HR. Hakim).

Ketiga

Orang yang menunaikan shalat Dhuha akan dicatat sebagai ahli ibadah dan taat kepada Allah. “Barangsiapa yang shalat Dhuha dua rakaat, maka dia tidak ditulis sebagai orang yang lalai. Barangsiapa yang mengerjakannya sebanyak empat rakaat, maka dia ditulis sebagai orang yang ahli ibadah. Barangsiapa yang mengerjakannya enam rakaat, maka dia diselamatkan di hari itu. Barangsiapa mengerjakannya delapan rakaat, maka Allah tulis dia sebagai orang yang taat. Dan barangsiapa yang mengerjakannya dua belas rakaat, maka Allah akan membangun sebuah rumah di surga untuknya.” (HR. At-Thabrani).

Keempat

Orang yang istiqamah melaksanakan shalat Dhuha kelak ia akan masuk surga lewat pintu khusus, pintu Dhuha yang disediakan oleh Allah. “Sesungguhnya di dalam surga terdapat sebuah pintu bernama pintu Dhuha. Apabila Kiamat telah tiba maka akan ada suara yang berseru, ‘Di manakah orang-orang yang semasa hidup di dunia selalu mengerjakan shalat Dhuha? Ini adalah pintu buat kalian. Masuklah dengan rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.” (HR. At-Thabrani).

Kelima

Allah mencukupkan rezekinya. “Wahai anak Adam, janganlah engkau merasa lemah dari empat rakaat dalam mengawali harimu, niscaya Aku (Allah) akan menyukupimu di akhir harimu.” (HR. Abu Darda`).

Keenam

Orang yang mengerjakan shalat Dhuha ia telah mengeluarkan sedekah. “Hendaklah masing-masing kamu bersedekah untuk setiap ruas tulang badanmu pada setiap pagi. Sebab tiap kali bacaan tasbih itu adalah sedekah, setiap tahmid adalah sedekah, setiap tahlil adalah sedekah, setiap takbir adalah sedekah, menyuruh kepada yang ma’ruf adalah sedekah, mencegah yang mungkar adalah sedekah. Dan sebagai ganti dari semua itu, maka cukuplah mengerjakan dua rakaat sholat Dhuha.” (HR Muslim).

Setelah Baca Tulisan Diatas Apakah Masih Punya Alasan Untuk Meninggalkan Shalat Dhuha ??

Shalat Dhuha mempunyai kedudukan mulia. Disunnahkan untuk kita kerjakan sejak terbitnya matahari sampai menjelang datangnya shalat dzuhur. Syukron... kepada siapapun yg pertama kali menulis artikel ini, semoga kita bisa mengambil pelajaran dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Amin...

SEMANGAT SHALAT DHUHA

(Sumber : Pengguna FB)
Read More
wikz

Menikah dan Tanggung Jawab, Menikah Bukti Keagungan Allah SWT


Allah swt. berfirman,

وَمِنْ ءَايَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لَآيَاتٍ لِقَوْمٍ
يَتَفَكَّرُونَ (الروم21(

“Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya di antaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berfikir.” (Ar Rum:21)

Ayat ini sebenarnya bagian dari tanda-tanda keagungan dan kekuasaan Allah SWT. Bahwa semua yang ada di langit dan di bumi dan segala yang terjadi datang dari-Nya. Termasuk diciptakannya manusia berpasang-pasangan yang karenanya terjadi kelangsungan hidup, seperti yang disebutkan pada ayat di atas. Karenanya hakikat pernikahan dan rumah tangga bagi Allah SWT adalah ikatan yang sangat agung.

Sebaliknya, ketika manusia hidup dalam perzinahan, yang ada hanyalah nafsu kebinatangan. Bila nafsu kebinatangan yang menonjol dalam hidup manusia, kerusakan pasti akan meraja lela. Paling tidak yang pertama kali hancur adalah kemanusiaan. Manusia tidak lagi peduli dengan rumah tangga. Bila rumah tangga hancur, garis nasab akan hilang. Lama-kelamaan manusia tidak tahu lagi siapa sebenarnya yang ia gauli. Tidak mustahil suatu saat – bahkan ini sudah banyak terjadi – akan lahir seorang anak dari hubungan ayah dengan anaknya, atau hubungan ibu dengan anaknya, atau hubungan antara saudara seayah dan sebagainya.

Karena itu pada ayat di atas, Allah SWT menjadikan hakikat berpasang-pasangan sebagai bukti keagungan-Nya, supaya manusia tidak begitu mudah merendahkan dirinya dengan menganggap bahwa berhubungan dengan siapa saja boleh-boleh saja. Tidak, janganlah sekali-kali perbuatan ini dilakukan. Sebab dengan melakukan perzinaan seseorang tidak saja mengahancurkan kemanusiaannya sendiri melainkan lebih dari itu ia telah merendahkan Allah SWT. dengan meremehkan tanda-tanda keagungan-Nya.

Jelasnya bahwa dari ayat di atas setidaknya ada tiga langkah yang bisa kita bahas secara mendalam dalam tulisan ini untuk mencapai kebahagiaan dalam rumah tangga:

(a) Bangun Jiwa Sakinah

(b) Hidupkan Semangat Mawaddah

(c) Pertahankan Spirit Rahmah.

Dan ketiga langkah ini adalah bekal utama setiap rumah tangga. Bila salah satunya hilang, rumah tangga akan rapuh dan mudah retak. Karena itu hendaklah ketiga langkah tersebut benar-benar dicapai secara maksimal, atau paling tidak mendekatinya.

Bangun Jiwa Sakinah

Allah berfirman : litaskunuu ilaihaa, artinya agar kau berteduh wahai para suami kepada istrimu. Kata litaskunuu diambil dari kata sakana yaskunu artinya berdiam atau berteduh. Dari kata sakana ini di ambil istilah sakinah yang kemudian diartikan tenang. Memang bisa saja kata sakana diartikan tenang, tetapi pengertian dalam ayat ini lebih dalam lagi dari sekedar tenang.

Syaikh Ibn Asyur dalam tafsirnya At Tahrir wat Tanwiir mengartikan kata litaskunuu dengan dengan tiga makna:

(1) Lita’lafuu artinya agar kamu saling mengikat hati, seperti uangkapan ta’liiful quluub. Dalam surah Al Anfal: 63 Allah berfirman: wa allafa baina quluubihim (Dialah Allah yang telah mempersatukan hati di antara mereka). Dengan makna ini maka antara suami istri hendaknya benar-benar membangun ikatan hati yang kuat. Dan sekuat-kuat pengikat hati adalah iman. Maka semakin kuat iman seseorang, semakin kuat pula ikatan hatinya dalam rumah tangganya. Sebaliknya semakin lemah iman seseorang, bisa dipastikan bahwa rumah tangga tersebut akan rapuh dan mudah retak.

(2) Tamiiluu ilaihaa artinya kau condong kepadanya. Condong artinya pikiran, perasaan dan tanggung jawab tercurah kepadanya. Dengan makna ini maka suami istri bukan sekedar basa-basi untuk bersenang-senang sejenak. Melainkan benar-benar dibangun di atas tekad yang kuat untuk membangun masa depan rumah tangga yang bermanfaat. Karenanya harus ada kecondongan dari masing-masing suami istri. Tanpa kecondongan pasti akan terjadi keterpaksaan.

Karena itu orang tua jangan memaksakan kehendaknya jika memang ternyata dalam diri anaknya tidak ada kecondongan. Saya sering menemukan seorang anak muda mengeluh karena dipaksa orang tuanya untuk menikah dengan si fulanah. Sementara dalam diri anak muda tersebut tidak ada kecondongan sama sekali. Tapi orang tuanya mengancam dan bahkan menganggap ia bukan anaknya jika tidak mengikuti keinginannya.

Ini tentu sikap yang tidak pada tempatnya. Orang tua harus tahu bahwa sakinah dalam rumah tangga tidak akan di capai tanpa adanya kecondongan. Pun orang tua harus tahu bahwa yang akan hidup bersama istrinya adalah sang anak. Maka tidak benar menggunakan kartu merah orang tua, untuk memaksakan kecondongannya supaya anak mengikutinya.

Seringkali rumah tangga hancur karena orang tua tidak meperhatikan kecondongan sang anak. Karena itu untuk membangun sakinah harus ada dalam diri masing-masing suami istri kecondongan.

(3) Tathma’innuu biha artinya kau merasa tenang dengannya.

Dalam surah Ar Ra’d:28 Allah berfirman: alaa bidzikrillahi tathma’innul quluub (Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram). Dari sini nampak bahwa untuk mencapai ketenangan dalam rumah tangga hanya dengan banyak berdzikir kepada Allah.

Para ulama menyebutkan bahwa dzikir ada tiga dimensi: dzikurullisan (dzikir dengan lidah), dzikrul qalb (dzikir dengan hati) maksudnya hatinya selalu sadar dan ingat kepada Allah, dan dzikrul haal (dzikir dengan perbuatan), maksudnya seluruh perbuatannya selalu dalam ketaatan kepada Allah swt. Maka sungguh tidak mungkin mencapai sakinah rumah tangga yang penuh dengan kemaksiatan kepada Allah swt.

Termasuk kemaksiatan ketika masing-masing suami istri suka berbohong. Banyak rumah tangga yang retak karena ketidak jujuran masing-masing suami istri. Bila seorang suami suka berbohong pasti sang istri akan gelisah. Selanjutnya ketenangan akan hilang dalam rumah tangga. Sebaliknya bila istri suka berbohong, sang suami pasti tidak akan merasa tenang bersamanya. Bila suami tidak tenang, bisa jadi kelak rumah tangga akan terancam. Dari sini perceraian demi perceraian terjadi. Asal muasalnya karena kebiasaan tidak jujur dan dosa-dosa.

Hidupkan Semangat Mawaddah

Mawaddah artinya cinta. Imam Hasan Al Bashri mengartikan kata mawaddah sebagai metafor dari hubungan intim. Jelasnya bahwa mawaddah adalah perasaan cinta dan senang dengannya rumah tangga menjadi bergairah dan penuh semangat. Tanpa mawaddah rumah tangga akan kering. Mawaddah biasanya sangat personal. Ia tidak tergantung kepada kecantikan istri atau ketampanan suami. Boleh jadi di mata banyak orang wanita itu tidak cantik, tetapi sang suami sangat mencintainya. Pun boleh jadi wanita itu disepakati sebagai wanita cantik, tetapi sang suami ternyata sangat membencinya.

Sebagian ulama tafsir mengatakan bahwa cinta biasanya sering menggebu di masa muda atau di awal-awal pernikahan. Lama ke lamaan setelah masuk dalam rutinitas rumah tangga, getaran cinta menjadi melemah. Karenanya Allah SWT bekali rahmah sebagai pengimbangnya, supaya ketika sinyal cinta mulai redup, masih ada semangat rahmah yang akan menyelamatkan rumah tangga tersebut. Lain halnya dengan orang-orang yang membangun rumah tangga hanya dengan modal cinta, rumah tangga rentan mudah roboh dan tidak kokoh.

Ibarat mesin, mawaddah adalah dinamo penggerak yang mengairahkan. Dengan mawaddah rumah tangga menjadi dinamis dan produktif. Sebaliknya bila jiwa mawaddah hilang, rumah tangga akan menjadi monoton tanpa dinamika sama sekali. Dalam penelitian ciri mawaddah ada tiga:

(a) Katsratut tahaady (selalu saling memberi hadiah), karena seperti kata Nabi saw. dengan saling memberi hadiah cinta akan selalu hangat.

(b) Katsratu dzikrihi (selalu saling mengingat kebaikannya). Sebab dengan mengingat kebaikannya seseorang akan selalu merasa berhutang budi. Hindari melihat keburukan dan kekurangannya, karena itu akan menumbuhkan kebencian dan perselisihan tiada henti.

(c) Katsratul ittishaali ma’ahu (selalu saling berkomunikasi) sebab dari kemunikasi akan hilang prasangka. Banyak hal yang sebenarnya dimaksudkan untuk kebaikan, tetapi karena lemahnya komunikasi seringkali kesalahpahaman terjadi.

Pertahankan Spirit Rahmah

Rahmah artinya kasih sayang, diambil dari kata rahima yarhamu. Dari kata ini pula diambil kata ar rahmaan salah satu asma Allah SWT. Bahwa Allah Maha Penyayang. Para ahli tafsir mengatakan bahwa rahman-Nya Allah meliputi seluruh mahluk-Nya: manusia, binatang, dan mahluk-mahluk lainnya. Termasuk orang-orang yang tidak beriman, karenanya mereka masih bisa hidup dan bisa menikmati fasilitas kehidupan dari Allah, padahal mereka setiap hari tidak mentaati-Nya. Kata rahmah lebih bermakna kesungguhan untuk berbuat baik kepada orang lain, apa lagi kepada keluarga.

Memang setiap orang mempunyai kekurangan, dan tidak ada seorang pun yang mecapai kesempurnaan. Maka jika setiap manusia selalu mempersepsikan adanya pasangan yang sempurna, pasti pada akhirnya ia tidak akan pernah punya pasangan. Dalam pepatah Arab dikatakan: “Man talaba akhan bilaa ‘aibin laqiya bilaa akhin (orang yang mencari kawan tanpa cacat, pasti pada akhirnya ia tidak akan punya kawan).

Kata rahmah lebih mencerminkan sikap saling memahami kekuarangan masing-masing lalu berusaha untuk saling melengkapi. Sikap rahmah menekankan adanya sikap saling tolong menolong dalam bersinergi, sehingga kekurangan berubah menjadi kesempurnaan.

Sikap rahmah seringkali berperan ketika semangat cinta mulai menurun. Biasanya itu terjadi setelah usia suami istri sama-sama mencapai tahap tua. Cucu sudah mulai banyak. Tubuh mulai sakit-sakitan. Pada saat itu kebertahanan rumah tangga akan ditopang oleh kekuatan rahmah (kasih sayang).

Karena itu mawaddah dan rahmah ibarat dua sayap bagi burung. Bila kedua sayap itu berfungsi dengan baik, maka rumah tangga akan berjalan penuh kebahagiaan. Ibarat burung terbang di angkasa, ia menikmati keindahan alam semesta dan penuh dengan kelapangan dada. Tanpa sedikit pun ada beban di hatinya. Terbang ke mana saja ia mau, tidak ada hambatan dan kesulitan.

Kesadaran Akhirat

Pada penutup ayat di atas Allah SWT berfirman: inna fiidzaalika laayatil liqawmiyyatafakkaruun maksudnya bahwa itu semua merupakan bukti bagi orang-orang yang berpikir. Yaitu orang-orang yang menggunakan akalnya untuk memahami ajaran Allah SWT.

Dalam Al Qur’an banyak sekali ditemukan penegasan bahwa kelak di hari Kiamat banyak manusia menyesal karena selama di dunia tidak menggunakan akalnya.

Allah SWT. berfirman, “Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala.” Al Mulk:10

Dari sini nampak bahwa yang membedakan antara manusia dan mahluk lainnya adalah karena manusia Allah bekali akal. Dan di antara ciri orang-orang berakal bahwa ia selalu menegakkan kedamaian dalam hidupnya terutama minimal dalam rumah tangganya. Maka ketika ia tidak bisa membangun kedamaian dalam rumah tangganya, bisa dipastikan ia akan gagal dalam lapangan kehidupan yang lain.

Bila seseorang gagal dalam rumah tangga otomatis ia menyesal. Menyesal karena telah menyia-nyiakan kesempatan untuk berbuat baik selama di dunia. Penyesalan itu terjadi kelak setelah ia tahu bahwa ternyata Allah tidak menyia-nyiakan sekecil apapun yang dilakukan manusia. Famayya’mal mitsqaal dzarratin khairay yarah wamay ya’mal mitsqaala dzarratin syarray yarah (Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan seberat dzarrah pun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya pula.” Qs. Az Zalzalah:7-8.

Kesadaran akhirat seperti inilah yang harus selalu dicamkan oleh setiap suami istri, karena hanya dengan kesadaran ini semua prilaku akan menjadi baik dan rumah tangga akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Semoga bermanfaat...

Wallahu’ alam bishshwab


Read More

Sunday, February 25, 2018

wikz

Rosulullah SAW Melarang Minum Sambil Berdiri, Inilah Alasannya Bagi Kesehatan


Didalam tubuh manusia terdapat jaringan penyaring (filter) atau secara ilmiah disebut sfringer yakni suatu struktur maskuler (berotot) yang bisa membuka dan menutup. Sfringer ini akan terbuka disaat anda duduk, dan tertutup disaat anda berdiri. Jika anda minum sambil berdiri, maka air akan langsung masuk ke kandung kemih tanpa proses penyaringan sehingga kotoran dan bakteri yang dibawa oleh air dapat menyebabkan pengendapan disaluran ureter. Bila ini terjadi, maka akan menyebabkan gangguan pada ginjal dan resiko tersumbatnya saluran kemih.

Sebaliknya, minum dengan cara duduk akan membuka sfringer yang berfungsi sebagai penyaring terhadap kotoran dan bakteri yang dibawa oleh air yang kemudian akan disalurkan ke seluruh tubuh dan berbagai organ lainnya, lalu diolah hingga berakhir di kandung kemih. Namun oleh karena air yang masuk dalam tubuh telah disaring oleh sfringer, resiko mengalami gangguan ginjal dan sumbatan saluran kemih dapat diminimalisir.

Dari Anas dan Qatadah radhiallaahu ‘anhuma, berkata : “Sesungguhnya Rosulullah SAW melarang seseorang minum sambil berdiri.” Qotadah berkata:”Bagaimana dengan makan?” Beliau menjawab: “Itu lebih buruk lagi,” (HR. Muslim dan Turmidzi).
Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam bersabda : “Jangan kalian minum sambil berdiri! Apabila kalian lupa, maka hendaknya ia muntahkan!” (HR. Muslim).

Semoga bermanfaat...


Read More

Friday, February 23, 2018

wikz

Benarkah ada Arwah Penasaran, atau RUH Gentayangan ??


Benarkah ada ruh orang mati yang bisa balik lagi ke dunia untuk menuntaskan urusannya yang belum selesai?

Saudaraku...!
Orang yang sudah mati itu ruh nya berada di alam barzakh, tidak ada istilah ruh mereka penasaran lalu berkeliaran di dunia karena mati dalam keadaan tidak wajar.

Entah ia mati di laut, mati dimakan hewan buas, atau ia mati terbakar dan abunya tertiup angin, maka siapapun yang mati, Ruhnya ada dialam barzakh.
Allah ta'ala berfirman ;
حَتَّى إِذَا جَاءَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ رَبِّ ارْجِعُونِ . لَعَلِّي أَعْمَلُ صَالِحًا فِيمَا تَرَكْتُ كَلَّا إِنَّهَا كَلِمَةٌ هُوَ قَائِلُهَا وَمِنْ وَرَائِهِمْ بَرْزَخٌ إِلَى يَوْمِ يُبْعَثُونَ
"Hingga apabila kematian telah datang kepada salah seorang dari mereka, maka ia berkata: “Ya Tuhanku kembalikanlah aku ke dunia agar aku bisa beramal shalih terhadap apa yang telah aku tinggalkan". sekali-kali tidak. Sesungguhnya itu adalah perkataan yang ia ucapkan saja. dan di hadapan mereka ada dinding (alam barzakh) sampai hari mereka dibangkitkan".
(QS. Al Mukminun: 99 – 100)
Ayat diatas menceritakan tentang keadaan orang-orang yang sudah mati. Diantara mereka ada yang memohon kepada Allah supaya ia dikembalikan lagi ke dunia agar bisa memperbaiki amalnya. Namun harapan mereka pupus dipatahkan oleh firman Allah,
"Kalla, Innama kalimatun huwa qa'iluha"
Artinya : "(Sekali-kali tidak! Sesungguhnya itu hanyalah perkataan yg mereka ucapkan saja!")
"Wa miw wara'ihim barzakhun ila yaumi yub'atsun"
artinya : "(Dihadapan mereka telah menanti alam barzakh sebagai tempat tinggal mereka sampai hari mereka akan dibangkitkan lagi (hari Kiamat)".
Pada saat itu sudah terlambat bagi mereka untuk memperbaiki amal karena mereka sudah tidak bisa kembali lagi ke dunia.

Jadi, tidak ada istilah roh gentayangan atau roh penasaran, kalaupun terjadi dalam kehidupan nyata, seseorang melihat kembali salah seorang keluarganya yang sudah meninggal, entah itu anaknya, istrinya atau kakeknya, maka itu adalah penampakkan jin yang sedang menyamar untuk menipu anda.
Ingatlah bahwa syetan bisa menyerupai siapa saja yang ia mau (kecuali Nabi shallallaahu alaihi wa sallam) untuk memperdayai manusia, salah satu contohnya adalah ketika sahabat Abu Hurairah menjaga harta zakat lalu beliau didatangi jin yg menyamar sebagai manusia untuk mencuri harta zakat.

#Via : Akhina Faishal Ibrahim..

Allahul musta'an,..Semoga bermanfaat & meluruskan Akidah dari kebathilan...

Sumber : Pengguna Facebook

Read More

Thursday, February 22, 2018

wikz

Generasi Muda Indonesia Dalam Pertanian


Indonesia terancam krisis petani akibat proses regenerasi yang berjalan stagnan. Apa itu stagnan? Stagnan adalah berhenti berubah alias jalan di tempat.
Saat ini kebanyakan generasi muda di desa justru memilih pindah ke kota, dan meninggalkan pertanian.
Para pemuda mengalami perubahan persepsi seiring arus modernisasi, sehingga menjadi petani tidak lagi menjadi cita-cita mereka.
Padahal Indonesia sangat membutuhkan petani yang produktif, untuk memaksimalkan produksi pangan sendiri terutama karena Indonesia termasuk negara agraris. Sehingga tidak perlu lagi impor beras dari negara lain.
Tidak bisa dipungkiri, bahwa arus modernisasi berpengaruh besar terhadap mobilitas penduduk usia muda di pedesaan melalui fenomena migrasi ke perkotaan, sehingga hanya tersisa petani gurem di pedesaan dengan skill yang kurang memadai.
Maksudnya, anak muda sekarang ini mulai kurang berminat jadi petani. Anak muda sekarang lebih suka mencari pekerjaan di kota. Mengadu nasib di keramaian kota, siapa tahu bisa menjadi artis. Hehehe...
Pemuda sebagai generasi muda penerus bangsa enggan mewarisi profesi sebagai petani yang diberikan oleh orang tuanya maupun oleh komunitas masyarakatnya.
Terdapat perubahan pada keluarga, sekolah dan kehidupan sosial non pertanian yang justru mengasingkan mereka dari lingkungan aslinya.
Semestinya pemerintah bersama-sama dengan swasta dan masyarakat perlu menciptakan variasi lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian pemuda di pedesaan khususnya pertanian.
Selain itu perlu adanya peninjauan kurikulum pendidikan dari tingkat yang paling rendah agar anak didik yang merupakan generasi muda di desa lebih kreatif dan cerdas dalam mengolah sumber daya alam desa. Sehingga mereka tidak lagi terasing dari lingkungan aslinya.
Krisis regenerasi petani harusnya menjadi perhatian yang serius, sebab masalah ini berjalan pelan-pelan tanpa disadari namun berdampak besar pada kehidupan jangka panjang bangsa ini.
Secepat mungkin, diperlukan adanya insentif bagi anak muda di negeri ini agar mereka tertarik untuk menjadi petani sebab jika pekerjaan sebagai petani kurang peminatnya, lantas siapa lagi yang akan menanam padi sahabat???


Read More

Tuesday, February 20, 2018

wikz

Cek Karaktermu dari Jari Kelingkingmu

Tahu gak sih kalau ternyata panjang pendeknya jari kelingking bisa menentukan sifat dan kepribadian seseorang. Sebab mengetahui karakter seseorang ini sangat penting terutama bagi orang yang baru kamu kenal. Percaya gak percaya ada baiknya jika kamu mencoba mengetahui karaktermu lebih dulu sebelum menilai karakter orang lain berdasarkan jari kelingkingnya. Yuk kita simak...

1. Jari kelingking sejajar dengan ruas jari manis

  • Kamu tidak suka bersaing, kamu merasa apa yang menjadi milikmu tidak perlu bersaing dengan orang lain. Kamu takut sendirian dan selalu tampil gembira di depan orang lain.
  • Kamu sangat sabar dan menyimpan segala sesuatunya di dalam hati. Tapi kamu selalu memikirkan orang lain dan sering mencoba mengubah diri sendiri untuk orang lain.
  • Kamu sebenarnya bernyali kecil dan takut gagal, tapi kamu selalu ingin tampil kuat di depan orang lain. Kamu sensitif dan jangan sampai terlalu keterlaluan kalau bercand denganmu.
  • Kamu kelihatannya sangat ramah dari luar, namun sebenarnya dalam hati kamu selalu mencari lingkungan yang membuatmu nyaman.
  • Kamu sangat menghargai persahabatan dan kamu ingin melalui banyak hal-hal bersama dengan sahabatmu.

2. Jari kelingking lebih panjang dari ruas jari manis

  • Kamu terlahir sebagai orang yang pandai membuat perencanaan, kamu punya semangat juang dan rela untuk berusaha sekuat mungkin.
  • Kamu tidak pendendam, dan setiap kali kamu sedang down, semuanya akan berlalu begitu cepat.
  • Kalau orang lain baik terhadapmu, maka kamu akan membalas berkali-kali lipat.
  • Kamu suka segala yang praktis dan tidak suka hal-hal yang rumit dan perasaan lelah.
  • Kamu keras kepala, kadang sudah tahu itu salah, tapi kamu tetap mengibas semua rintangan dan tetap berjalan ke arah yang kamu mau.
  • Kamu benci membuat keputusan, namun kamu sangat suka tertawa, bahkan untuk hal kecil sekalipun, semua perasaanmu dengan mudah tertulis di wajahmu.
  • Kamu sangat jelas terhadap perasaan, kamu tidak memberikan kesempatan bagi orang yang memang kamu tidak suka dan membuka kesempatan yang lebar pada orang yang kamu suka.

3. Jari kelingking lebih pendek dari ruas jari manis

  • Kamu orang yang romantis dan peduli akan hal-hal kecil untuk orang yang kamu cintai.
  • Kamu lebih lambat untuk bergaul dan sering jaim di depan orang yang kamu tidak kenal.
  • Kalau kamu lagi senang, kamu bisa bicara terus menerus, kalau kamu lagi sedih, kamu akan sembunyi dan menangis.
  • Kamu sering berpura-pura kuat dan tenang, sehingga orang lain tidak bisa menebak dirimu.
  • Kamu berharap ada orang yang mengerti kamu, mencintai kamu dan tau apa yang kamu mau.
  • Kamu sering menutupi semua kesedihan kamu, tapi kamu juga berharap ada orang yang menghibur kamu dan memberi rasa aman.
  • Kamu tidak suka dicuekin orang lain, kamu juga sulit menunjukkan sikap peduli kamu sama orang lain.
  • Kamu punya banyak sekali rahasia yang hanya bisa dibagikan ke orang yang benar-benar dekat dengan kamu.
Gimana sesuai apa gak dengan karakter kamu? jika iya, maka kamu sudah bisa menilai karakter orang lain berdasarkan jari kelingkingnya. Selamat mencoba..


Read More

Monday, February 12, 2018

wikz

ISTIGHFAR


Imam Ahmad bin Hambal Rahimahullah (murid Imam Syafi'i) dikenal juga sebagai Imam Hambali. Dimasa akhir hidupnya beliau bercerita;

Suatu waktu (ketika saya sudah usia tua) saya tidak tau kenapa ingin sekali menuju satu kota di Irak. Padahal tidak ada janji sama orang dan tidak ada keperluan.

Akhirnya Imam Ahmad pergi sendiri menuju ke kota Bashrah. Beliau bercerita;
Begitu tiba disana waktu Isya', saya ikut shalat berjamaah isya di masjid, hati saya merasa tenang, kemudian saya ingin istirahat.

Begitu selesai shalat dan jamaah bubar, imam Ahmad ingin tidur di masjid, tiba-tiba Marbot masjid datang menemui imam Ahmad sambil bertanya; "Kamu mau ngapain disini, syaikh?."

Kata "syaikh" bisa dipakai untuk 3 panggilan:
  1. Bisa untuk orang tua, 
  2. Bisa orang kaya ataupun 
  3. Orang yg berilmu. 
Panggilan Syaikh dikisah ini panggilan sebagai orang tua, karena marbot taunya sebagai orang tua.

Marbot tidak tau kalau beliau adalah Imam Ahmad. Dan Imam Ahmad pun tidak memperkenalkan siapa dirinya.

Di Irak, semua orang kenal siapa Imam Ahmad, seorang ulama besar & ahli hadits, sejuta hadits dihafalnya, sangat shalih & zuhud. Zaman itu tidak ada foto sehingga orang tidak tau wajahnya, cuma namanya sudah terkenal.

Imam Ahmad menjawab, "Saya ingin istirahat, saya musafir."
Kata marbot, "Tidak boleh, tidak boleh tidur di masjid."

Imam Ahmad bercerita,
"Saya didorong-dorong oleh orang itu disuruh keluar dari masjid, Setelah keluar masjid, dikuncinya pintu masjid. Lalu saya ingin tidur di teras masjid."

Ketika sudah berbaring di teras masjid Marbotnya datang lagi, marah-marah kepada Imam Ahmad. "Mau ngapain lagi syaikh?" kata marbot.
"Mau tidur, saya musafir" kata Imam Ahmad.

Lalu marbot berkata;
"Di dalam masjid gak boleh, di teras masjid juga gak boleh." Imam Ahmad diusir. Imam Ahmad bercerita, "saya didorong-dorong sampai jalanan."

Disamping masjid ada penjual roti (rumah kecil sekaligus untuk membuat & menjual roti). Penjual roti ini sedang membuat adonan, sambil melihat kejadian imam Ahmad didorong-dorong oleh marbot tadi.

Ketika imam Ahmad sampai di jalanan, penjual roti itu memanggil dari jauh; "Mari syaikh, anda boleh nginap di tempat saya, saya punya tempat, meskipun kecil."

Kata imam Ahmad, "Baik". Imam Ahmad masuk ke rumahnya, duduk dibelakang penjual roti yg sedang membuat roti (dengan tetap tidak memperkenalkan siapa dirinya, hanya bilang sebagai musafir).

Penjual roti ini punya perilaku khas, kalau Imam Ahmad ngajak bicara, dijawabnya. Kalau tidak, dia terus membuat adonan roti sambil (terus-menerus) melafalkan ISTIGHFAR  "Astaghfirullah"

Saat memberi garam, astaghfirullah, memecah telur astaghfirullah, mencampur gandum  astaghfirullah. Dia senantiasa mengucapkan "istighfar". Sebuah kebiasaan mulia. Imam Ahmad memperhatikan terus.

Lalu Imam Ahmad bertanya, "sudah berapa lama kamu lakukan ini?"

Orang itu menjawab;
"Sudah lama sekali syaikh, saya menjual roti sudah 30 tahun, jadi semenjak itu saya lakukan."

Imam Ahmad bertanya;
"Apa hasil dari perbuatanmu ini?"

Orang itu menjawab;
"(lantaran wasilah istighfar) tidak ada hajat/keinginan yg saya minta, kecuali PASTI dikabulkan Allah. Semua yg saya minta ya Allah...., langsung diwujudkan."

Rasulullah صلى الله عليه وسلم pernah bersabda;

"Siapa yg menjaga istighfar, maka Allah akan menjadikan jalan keluar baginya dari semua masalah dan Allah akan berikan rizki dari jalan yg tidak disangka-sangkanya." (HR. Abu Daud)

Lalu orang itu melanjutkan, "Semua dikabulkan Allah kecuali satu, masih satu yg belum Allah beri."

Imam Ahmad penasaran lantas bertanya;
"Apa itu?"

Kata orang itu;
"Saya minta kepada Allah supaya dipertemukan dengan imam Ahmad bin Hambal."

Seketika itu juga imam Ahmad bertakbir, "Allahu Akbar..! Allah telah mendatangkan saya jauh dari Bagdad pergi ke Bashrah dan bahkan - sampai didorong-dorong oleh marbot masjid - sampai ke jalanan ternyata karena ISTIGHFARMU."

Penjual roti itu terperanjat, memuji Allah, ternyata yg didepannya adalah Imam Ahmad.

Ia pun langsung memeluk & mencium tangan Imam Ahmad bin Hambal.

(SUMBER: Kitab Manakib Imam Ahmad bin Hambal)

والله اعلم Wallahu a'lam

Saudaraku & Sahabatku tercinta..... Mulai detik ini - marilah senantiasa kita hiasi lisan kita dengan ISTIGHFAR - kapanpun dan di manapun kita berada.

Semoga Alloh merohmati kita semua, Aamiin..


Read More

Friday, February 9, 2018

wikz

Sebelum Merayakan Valentine's Day, Yuk Cari Tahu Sejarahnya Dulu


"14 Februari adalah Perayaan Valentine's Day", kalimat itulah yang populer dikalangan muda-mudi kita saat ini. Berbagai pernak-pernak serba pink, permen, coklat dan bingkisan kado seolah turut meramaikan perayaan hari kasih sayang ini. Mereka yang sedang memadu kasih seolah mensakralkan moment ini meski hanya dengan sekedar makan bersama, bertukar hadiah atau hanya menghabiskan waktu berdua. Lantas bagaimanakah sejarah munculnya budaya Valentine's Day ini? Muslim wajib tahu ini.
Rosulullah Muhammad Saw. bersabda, "Barang siapa menyerupai suatu kaum, maka ia termasuk bagian dari mereka." (HR. Ahmad dan Abu Dawud). 
Sebagai seorang muslim dan ummat Nabi Muhammad Saw. sudah barang pasti kita wajib mengikuti ajaran dan tuntunan Islam. Menjunjung tinggi syari'at Islam, taat melaksanakan perintah Allah SWT serta menjauhi larangannya.

Islam tidak melarang ummatnya untuk berkasih sayang satu sama lain baik pada keluarga, sahabat atau teman. Bahkan Rosulullah Saw. sendiri adalah sosok yang sangat penyayang dan penuh cinta, dan beliau telah memberi tauladan pada pengikutnya untuk menanamkan kasih sayang di muka bumi. Bukan hanya pada manusia, namun juga pada semua makhluk lainnya termasuk binatang dan tumbuhan.

Dalam Islam mencurahkan kasih sayang terhadap makhluk diatur dengan cara yang benar. Tidak serta merta dilakukan pada siapa saja yang dikehendaki, terutama pada pasangan yang tidak halal seperti yang dilakukan pasangan muda-mudi jaman now. Bahkan lebih celaka lagi jika kasih sayang dan cinta tersebut dicurahkan pada hubungan yang lebih intim. Naudzubillah !

Cikal Bakal Valentine's Day

Awal mula ditetapkannya perayaan "Valentine's Day" sebenarnya tidaklah jelas, sehingga muncul beberapa versi mengenai asal muasal diperingatinya Valentine's Day tersebut. Agar tidak terlalu panjang dan bertele-tele, maka kami akan ambil salah satu versi saja yang menurut kami lebih realistis.

Pada jaman Romawi kuno, tanggal 13-15 Februari dikenal sebagai hari perayaan Lupercalia yakni sebuah ritual yang dipersembahkan pada Dewa Lupercus atau Dewa Kesuburan. Dewa ini digambarkan seperti manusia setengah tel*njang dan berpakaian kulit kambing.

Puncak ritual ditetapkan pada tanggal 15 Februari dengan cara mempersembahkan korban kambing kepada Dewa Lupercus dan kemudian minum anggur. Setelahnya, mereka akan berlari-lari di jalanan kota Roma sambil membawa potongan kulit kambing yang dibentuk seperti cambuk dan menyentuh siapa pun yang mereka jumpai dijalan. Banyak gadis-gadis yang menyediakan dirinya agar disentuh dengan cambuk dari kulit kambing tersebut dengan keyakinan hal itu akan membawa kesuburan bagi mereka.

Kisah Cinta Valentine

St. Valentine adalah seorang pendeta yang hidup di Roma pada abad ke-III yang saat itu dipimpin oleh Kaisar Claudius yang terkenal kejam. Claudius berambisi memiliki pasukan militer yang besar, ia ingin semua pria di kerajaannya bergabung menjadi bala tentara. Namun sayangnya keinginan ini tidak didukung oleh mayoritas pria yang membenci peperangan.

Hal ini membuat Claudius marah, dia segera memerintahkan para pejabatnya untuk melakukan sebuah aturan gila. Claudius berfikir bahwa jika pria tidak menikah, mereka akan senang hati bergabung dengan militernya. Lalu Claudius membuat peraturan yang melarang adanya pernikahan.

Pasangan muda saat itu menganggap keputusan ini sangat tidak masuk akal. Sementara St. Valentine dan pihak Gereja yang bertugas memberkati setiap pasangan muda yang ingin menikah menolak peraturan Claudius tersebut dan enggan melaksanakannya. St. Valentine tetap melaksanakan tugasnya sebagai pendeta, yakni menikahkan para pasangan yang tengah jatuh cinta meskipun dengan cara sembunyi-sembunyi.

Aksinya ini akhirnya diketahui oleh kaisar yang segera memberinya peringatan, namun ia tidak menggubris peringatan Claudius tersebut. Ia tetap teguh pada komitmennya untuk terus memberkati setiap pasangan yang ingin menikah.

Hingga pada suatu malam, ia tertangkap basah tengah memberkati sebuah pernikahan. Pasangan pengantin yang sedang menikah tersebut berhasil melarikan diri, namun nahasnya St. Valentine berhasil ditangkap dan dijebloskan ke dalam penjara. Ia divonis hukuman mati dengan cara dipenggal kepalanya.

Bukannya dibenci oleh orang Roma, St. Valentine justru mendapat banyak simpati dan banyak dikunjungi oleh orang yang mendukungnya. Mereka mengirimkan bunga-bunga dan pesan yang berisi dukungan yang diletakkan pada jendela penjara dimana ia ditahan.

Salah satu dari mereka yang mendukung cinta kasih itu adalah seorang putri penjaga penjara itu sendiri. Sang ayah mengijinkan putrinya untuk rutin mengunjungi St. Valentine. Mereka sering berbicara dalam waktu yang lama. Gadis itu menumbuhkan kembali semangat sang pendeta. Ia sangat mendukung aksi St. Valentine sebagai hal yang benar hingga mereka pun menjalin hubungan cinta yang romantis.

Hari-hari berlalu hingga tibalah hari dimana sang pendeta harus menjalani eksekusi yang telah dijatuhkan kepadanya yakni pada tanggal 14 Februari 269 Masehi. Sebelum kepalanya dipenggal, St. Valentine menyempatkan diri menuliskan sebuah pesan untuk kekasihnya yakni sang putri sipir penjara. Dalam pesan tersebut ia menuliskan pesan yang berbunyi “Dengan Cinta dari Valentinemu”.
Pesan itulah yang kemudian mengubah segala-galanya. Kini setiap tanggal 14 Februari orang di berbagai belahan dunia merayakannya sebagai hari kasih sayang sebagai wujud penghargaan terhadap perjuangan dan kisah cinta St. Valentine. Orang-orang Kristen dan Katolik di seluruh dunia merayakan hari itu untuk mengenang kisah Santo Valentine sebagai pejuang cinta.
Kartu valentine yang pertama kali dibuat, diproduksi massal oleh Esther A Howland sekitar tahun 1847. Setiap negara merayakan hari Valentine dengan cara yang berbeda beda. Misalnya saja di Jepang, para gadis akan membuat sendiri coklat dan memberikannya pada pemuda yang dia sukai. Begitu juga pada negara-negara lain, mereka mempunyai tradisi tersendiri dalam merayakan Valentine's Day ini.

Mengungkapkan rasa kasih sayang adalah baik. Tetapi bukan sehari dalam setahun. Dan bukan pula berarti kita harus berkiblat kepada Valentine seolah-olah meninggikan ajaran lain di atas Islam. Islam memerintahkan umatnya untuk berkasih sayang dan menjalinkan persaudaraan  yang abadi di bawah naungan Allah Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
Rasulullah Saw. bersabda :
"Tidak beriman salah seorang di antara kamu sehingga ia cinta kepada saudaranya seperti cintanya kepada diri sendiri".
Itulah tadi sejarah singkat tentang asal muasal ditetapkannya Valentine's Day sebagai hari kasih sayang. Ambillah sisi positif dari setiap kebudayaan yang Anda serap dan buang negatifnya. Selain mencurahkan kasih sayang pada pasangan Anda (pasangan halal). Anda juga bisa mencurahkan kasih sayang Anda terhadap keluarga dan sahabat-sahabat Anda. Luapan kasih sayang dan cinta akan menjadi negatif jika Anda terpengaruh dalam euforia yang dilarang oleh ajaran Islam seperti merayakannya dengan cara berfoya-foya, minum alkohol, bahkan lebih jauh hingga melakukan hubungan intim dengan pasangan yang tidak halal. Semoga bermanfaat..

Wallahu a'lam bissawab.

Read More

Wednesday, February 7, 2018

wikz

Beruntunglah Bagi Pecinta Buah Pisang, Manfaatnya Luar Biasa Sekali untuk Kesehatan. Simak Yuk...


Selain rasanya yang nikmat dan mudah di dapatkan, mengkonsumsi pisang ternyata memiliki manfaat yang sangat luar biasa sekali. Ingin tahu ulasannya, lanjutkan membaca..

Ilmuwan Inggris dan Italia mengemukakan, mengonsumsi satu buah pisang saja akan dapat mengurangi risiko penggumpalan darah di otak hingga 21 persen.

The Journal of the American College of Cardiology menerbitkan sebuah laporan di tahun 2011 yang mengungkapkan bahwa sebagian besar stroke dapat dicegah jika Anda mengonsumsi pisang, ikan dan bayam. Lalu, manfaat apa lagi yang didapatkan jika Anda rutin mengonsumsi buah pisang setiap sehari?

Berikut ini beberapa manfaat yang akan anda dapatkan jika gemar mengkonsumsi pisang :

1. Mengurangi Depresi.

Pisang kaya akan tryptophan, yaitu sejenis protein yang mengubah tubuh menjadi serotonin. Sedangkan serotonin merupakan senyawa yang mampu menenangkan tubuh dan bertanggung jawab untuk menciptakan suasana hati menjadi lebih baik.

2. Menstabilkan Tekanan Darah.

Satu buah pisang berukuran sedang mengandung sekitar 500 mg potasium yang berguna untuk menjaga kesehatan jantung. Pisang dengan kadar kalium tinggi dapat membantu mengatur fungsi jantung dan menyeimbangkan cairan tubuh, yang berarti dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi yang bisa menyebabkan stroke.

3. Meningkatkan Masa tulang.

Selain untuk mengurangi depresi seperti yang disebutkan diatas, kandungan potasium pada pisang juga dapat membantu menjaga tulang Anda agar tetap sehat dan kuat serta mencegah dari kekeroposan dan kerusakan.

4. Mengurangi Keinginan Mer*kok.

Selain kalium dan magnesium, vitamin B12 dan B6 yang terdapat dalam buah pisang dapat membantu tubuh memulihkan diri dari efek ketergantungan terhadap nikotin.

5. Mengurangi Anemia.

Zat besi yang terkandung dalam buah pisang dapat meningkatkan produksi hemoglobin dalam darah sehingga sangat dibutuhkan bagi penderita anemia. Anemia adalah penyakit yang diderita seseorang disebabkan oleh rendahnya kadar hemoglobin (Hb) dalam darah.

Untuk memaksimalkan kebutuhan vitamin dan zat berguna lainnya untuk tubuh Anda, sebaiknya konsumsilah pisang sedikitnya 3 buah per hari. Demikian sahabat, semoga bermanfaat...

Read More

Tuesday, February 6, 2018

wikz

Abdurrahman bin Auf adalah Sahabat Rosulullah Saw. yang Sangat Kaya Raya, Apa Sajakah Kuncinya?


Abdurrahman bin Auf atau "Abdurrahman bin Auf bin Abdi Auf bin Abdil Harits Bin Zahrah bin Kilab bin al-Qurasyi az-Zuhri Abu Muhammad" adalah salah satu dari enam sahabat Rosulullah Saw yang dijamin masuk syurga. Dia lahir kira-kira 10 tahun setelah tahun Gajah dan termasuk orang yang pertama kali masuk Islam.

Pada zaman jahiliyah ia bernama Abdul Ka'bah atau 'Abdu 'Amr; kemudian diberi nama 'Abdurrahman oleh Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah masuk Islam. Ibunya bernama Shafiyah. Sedangkan ayahnya bernama 'Auf bin 'Abdu 'Auf bin 'Abdul Harits bin Zahrah.

Abdurrahman juga adalah seorang sahabat Rosulullah yang pemberani dan selalu turut serta dalam setiap peperangan termasuk perang Badar dan lainnya. Dalam perang Uhud ia adalah termasuk sahabat yang bertahan di sisi Rasulullah Saw ketika tentara kaum muslimin banyak yang meninggalkan medan peperangan. Dari peperangan ini ada sembilan luka parah ditubuhnya dan dua puluh luka kecil yang diantaranya ada yang sedalam anak jari. Perang ini juga menyebabkan luka dikakinya sehingga Abdurahman bin Auf harus berjalan pincang karena cacat, bahkan sebagian giginya ada yang rontok sehingga membuat bicaranya agak cadel.

Abdurrahman bin Auf meniti karirnya sebagai seorang pedagang sebab perdagangan adalah budaya masyarakat Arab Quraisy mayoritas pada masa itu. Jaringan perdagangannya sangatlah luas hingga mencapai Mesir dan Persia. Begitu cintanya dengan dunia perdagangan, tatkala ia tinggal pada suatu daerah yang baru, pastilah tempat yang pertama kali dicarinya adalah sebuah pasar.

Begitu kaya rayanya Abdurrahman, hingga ia pernah berkata, "Sungguh aku lihat diriku, jika aku mengangkat sebuah batu maka akan kutemukan emas dibawahnya". Lantas, apa saja kunci kesuksesan Abdurrahman bin 'Auf sehingga menjadikannya sebagai seorang Milyarder di zamannya? Mari kita simak :

1. Bersyukur

Pandai bersyukur terbukti merupakan jurus ampuh melipat gandakan rizqi. Dalam sebuah riwayat dikisahkan, pernah suatu hari Abdurrahman bin Auf pergi ke pasar untuk melakukan jual beli seekor unta. Tatkala datang seorang pembeli, si pembeli menawar unta Abdurrahman dengan harga yang begitu rendah hingga ia hanya memperoleh keuntungan berupa tali unta saja. Namun hal tersebut tidaklah menjadikan Abdurrahman kufur nikmat, ia selalu bersyukur berapa pun besarnya rizqy yang telah Allah berikan kepadanya.

Firman Allah :

 وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan; "Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih".(Surat Ibrahim Ayat 7)

2. Jujur dan Amanah

Kendati memiliki jaringan perdagangan yang luas dan memiliki banyak pelanggan, Abdurrahman bin Auf bukanlah seorang pedagang yang curang. Ia tidak pernah sekalipun membohongi pelanggannya mengenai kondisi barang dagangannya. Ia selalu apa adanya tak pernah melebih-lebihkan apapun untuk mengelabui pelanggan. Sehingga ia selalu dipercaya oleh para pelanggannya.

Sabda Rosulullah Saw :

التاجر الصدوق الأمين مع النبيين والصديقين والشهداء

“Pedagang yang jujur dan terpercaya akan dibangkitkan bersama para Nabi, orang-orang shiddiq dan para syuhada” (HR. Tirmidzi no.1209)

3. Dermawan (Gemar Bersedekah)

Kekayaannya yang melimpah ruah sama sekali tidak menyebabkan Abdurrahman menjadi kikir dan menghitung-hitung harta. Seluruh hartanya selalu dihabiskannya untuk mendukung perjuangan dakwah Rosulullah Saw dan di infaqkan pada fakir miskin dan anak yatim. Namun kedermawanannya tidaklah menjadikannya miskin, justru Allah SWT terus menambah rizqinya dan melipat gandakannya.

Firman Allah :

قُلْ إِنَّ رَبِّي يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَشَاءُ مِنْ عِبَادِهِ وَيَقْدِرُ لَهُ وَمَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

“Katakanlah; ‘Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rizki pada siapa yang dikehendaki-Nya diantara hamba-hamba-Nya, dan Allah menyempitkan rizki pada orang yang dikehendaki-Nya. Dan apapun yang kamu infakkan atas rizki yang diberikan Allah, maka Allah menggantinya kembali dan Allah-lah sebaik-baik pemberi rezeki.” (Surat Saba: 39)

4. Tawadu'(Rendah Hati)

Setiap orang kaya pada zaman itu selalu identik dengan foya-foya dan kemewahan, namun tidak dengan Abdurrahman bin Auf. Ia adalah pribadi yang rendah hati, tidak sombong, tidak pernah membedakan dirinya dihapadan para pekerja dan pembantunya. Tidak pernah menggunakan pakaian yang mewah dan mencolok hingga seseorang yang belum pernah mengenal Abdurrahman tidak akan bisa membedakan yang mana juragan dan yang mana pembantu. Ketika berkumpul dalam sebuah acara jamuan makan pun, tidak ada yang istimewa darinya. Ia juga duduk bersila dibawah bersama para tamu dan pembantu-pembantunya.

Firman Allah :

وَعِبَادُ الرَّحْمَـنِ الَّذِينَ يَمْشُونَ عَلَى الأَرْضِ هَوْناً وَإِذَا خَاطَبَهُمُ الجَاهِلُونَ قَالُواْ سَلاَماً

Dan hamba-hamba Tuhan yang Maha Penyayang itu (ialah) orang-orang yang berjalan di atas bumi dengan rendah hati dan apabila orang-orang jahil menyapa mereka, mereka mengucapkan kata-kata (yang mengandung) keselamatan. (Surat Al-Furqan /25:63)

5. Taqwa (Taat kepada Allah dan RosulNya)

Ketaqwaan Abdurrahman bin Auf memang sudah tidak diragukan lagi. Kekayaan yang melimpah ruah justru membuatnya sering menangis dikarenakan ketakutannya pada Allah. Ia takut jika Allah mendahulukan kesenangannya di dunia dengan harta dan akan dibalas dengan siksaan yang pedih di akhirat kelak. Namun kesedihan dan ketakutan Abdurrahman akan hartanya dijawab oleh Rosulullah Saw dengan sabdanya :

يَا ابْنَ عَوْفٍ، إِنَّكَ مِنَ اْلأَغْنِيَاءِ، وَإِنَّكَ سَتَدْخُلُ الْجَنَّةَ حَبْوًا، فَأَقْرِضِ اللهَ يُطْلِقْ لَكَ قَدَمَيْكَ

"Wahai Ibnu Auf, sesungguhnya kamu termasuk kaum yang kaya raya, dan kamu akan masuk surga dengan merangkak. Oleh karena itu, pinjamkanlah suatu pinjaman kepada Allah sehingga Allah membebaskan kedua telapak kakimu." (HR. al-Hakim, 3/ 311 dan al-Hilyah, 1/ 99)

Demikianlah sahabat, sekilas profil sahabat Nabi Muhammad Saw yang kaya raya namun dijamin Syurga. Semoga kisah diatas bisa menjadi inspirasi & teladan bagi kita ummat Islam. Amin...

Wallahua'lam bissawab


Read More

Monday, February 5, 2018

wikz

Awas ! Wanita Rawan Ditiduri Oleh Jin, Lakukan Hal Ini Untuk Menghindarinya

megacurioso.com.br
Seperti halnya manusia, jin adalah makhluk ciptaan Allah yang juga memiliki syahwat (nafsu birahi). Mereka juga hidup berpasang-pasangan dari jenis laki-laki dan perempuan. Mereka juga bersetubuh dan melahirkan keturunannya. Namun keberadaan jin yang ghaib membuat manusia tidak dapat melihatnya dengan kasat mata. Butuh pengetahuan khusus untuk dapat melihat dan berkomunikasi dengan golongan jin ini.
Lain halnya dengan manusia, manusia bukanlah makhluk yang ghaib sehingga keberadaan manusia sama sekali tidak terhalang oleh penglihatan jin.
Selain memiliki syahwat pada golongannya sendiri, jin ini juga bisa bersyahwat pada golongan manusia jika mereka menyukainya. Mereka juga bisa tertarik pada manusia tatkala manusia tengah membuka auratnya sehingga timbullah syahwat untuk menyetubuhinya. Sebagai muslim, hal ini sangat penting anda ketahui utamanya bagi kaum hawa. Mengapa kaum hawa? sebab, dari rahim kaum hawa inilah akan tertanam benih sebuah makhluk dan melahirkan keturunan.
Sebagai wanita sholehah yang taat kepada Allah dan rosulnya tentunya anda tidak ingin melahirkan keturunan bangsa jin laknatullah ini.
Wanita yang telah disetubuhi oleh jin bisa saja tidak menyadarinya. Namun jika benih jin laknatullah ini telah tertanam dalam rahim seorang wanita, maka kecelakaan besar akan terjadi terhadap keturunan yang akan dilahirkannya. Secara fisik anak yang lahir dari rahimnya mungkin berwujud manusia namun benih yang telah ditanamkan oleh jin laknatullah ini akan berpengaruh besar terhadap sifat, watak dan perilakunya. Naudzubillah !
Oleh karenanya sebagai wanita muslimah yang taat kepada Allah dan rosulnya, marilah kita pelihara diri kita baik-baik agar terhindar dari gangguan jin laknatullah yang menyesatkan. Tutuplah aurat dimanapun kita berada, bacalah do'a yang bisa melindungi diri dari gangguan jin. Hindarilah menyimpan sesuatu yang disukai jin dan bisa mengundangnya.
Berikut ini adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari kita dari pandangan dan gangguan jin :

  1. Bacalah do'a ketika melakukan hubungan intim dengan pasangan, khusus yang telah menikah. Sebab jika anda tidak berdo'a bisa saja jin akan ikut bercampur disini.
  2. Bacalah do'a sebelum masuk kamar mandi. Sebab anda akan membuka aurat anda dikamar mandi, dan kamar mandi termasuk salah satu tempat yang paling disukai oleh jin.
  3. Jika anda mandi, sebaiknya gunakanlah kain penutup badan sehingga aurat anda tidak terbuka seluruhnya.
  4. Jangan mandi pada waktu petang, sebab pada saat petang (menjelang maghrib) adalah waktu keluarnya jin dan syaitan.
  5. Jangan tidur selepas Ashar hingga maghrib, sebab Rosulullah juga melarang tidur pada waktu ini.
  6. Jangan tidur dalam keadaan telanjang atau berpakaian minim. Tetap tutuplah aurat selayaknya.
  7. Jangan tidur dengan posisi terlentang, sebab posisi tidur seperti ini memudahkan jin untuk menyetubuhi anda.
  8. Bacalah do'a sebelum tidur sehingga akan ditutupkan tabir oleh Allah yang menghalangi pandangan dan gangguan jin.
  9. Jika anda merasa ditindih jin atau mengalami mimpi buruk, maka hendaknya berta'awudz.
  10. Biasakan ucapkan salam dan menyebut nama Allah ketika hendak memasuki rumah dan tutuplah pintu rumah dengan menyebut nama Allah pula.
Demikianlah sahabat muslim sedikit ilmu yang dapat kami bagikan, semoga bermanfaat. Wallahu a'lam bissawab...


Read More