Siapa orang yang tidak ingin meraih kesuksesan? Semua orang pasti ingin sukses dalam hidupnya bahkan bukan hanya didunia saja melainkan juga di akhirat tentunya.
Dalam Islam kita telah dianjurkan untuk menjadi insan yang sukses agar kita sebagai muslim memiliki kekuatan dan dapat mengambil peran sebagai khalifah dimuka bumi.
Sebenarnya inti daripada kesuksesan itu sendiri tanpa kita sadari hanyalah berbuat sesuatu dengan penuh keikhlasan dan ketulusan yang bertujuan memberi manfaat kepada sesama. Iklas dan tulus inilah yang kemudian akan mendatangkan ridho Allah sehingga memberi keberkahan terhadap apa yang telah kita lakukan. Karena sudah ketentuan Allah bahwa setiap perbuatan akan dibalas oleh Allah dan balasan yang baik inilah tentunya yang kita harapkan.
Hampir 90% dari kesuksesan dimaknai sebagai kesuksesan dalam hal materi, padahal sebenarnya tidaklah demikian karena hakikat kesuksesan itu sebenarnya sangatlah luas dan salah satunya adalah banyaknya materi (kekayaan).
![]() |
| saverah.com |
10 cara sukses secara Islam dibawah ini inshaAllah akan mengantarkan kita meraih sukses yang kita impikan jika kita benar-benar dapat mengamalkan dengan baik dan bersungguh-sungguh :
Niat secara sungguh-sungguh akan mendorong kita untuk berbuat dengan semaksimal mungkin dan tentunya untuk mendapatkan hasil yang maksimal pula. Tetapi niat yang dimaksud disini adalah niat yang lurus untuk selalu positif dengan tujuan memberikan manfaat dan tetap selalu mengharapkan balasan dari Allah semata.
Rosulullah SAW bersabda :
"Sesungguhnya setiap perbuatan tergantung niatnya. Dan sesungguhnya setiap orang (akan dibalas) berdasarkan apa yang ia niatkan. (HR Bukhari & Muslim)
Jadi setiap niat untuk berusaha haruslah lurus dan bersih dari hal-hal yang mendatangkan murka Allah.
2. Mendoakan Saudara
Cara kedua ini juga adalah amalan yang juga sangat ampuh. Mengapa demikian? Sebab dengan mendoakan kebaikan terhadap saudara kita sesama muslim maka sama halnya kita mendoakan diri kita sendiri. Apalagi jika doa tersebut kita lakukan secara sembunyi-sembunyi dan hanya diketahui oleh Allah.
Baginda Rosulullah SAW bersabda : "Tiada seorang muslim yang mendoakan saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya, kecuali malaikat berkata : Dan untukmu pula seperti itu" (HR. Muslim)
Mengapa harus sembunyi-sembunyi tanpa sepengetahuan yang bersangkutan? Karena dengan demikian maka doa yang kita panjatkan dipenuhi dengan keikhlasan semata. Dan nilai ikhlas inilah yang kemudian akan dibalas oleh Allah SWT.
3. Miliki Ilmunya
Islam telah mewajibkan kita untuk menuntut ilmu. Mengapa? Karena dengan berilmu inilah kita bisa bekerja dan memberi manfaat kepada orang lain sehingga kita akan mendapatkan imbalan dengan apa yang telah kita upayakan.
Bahkan Rosulullah pun menempatkan orang yang berilmu diatas orang yang ahli ibadah namun tak berilmu, Sabda Rosulullah : "Dan sesungguhnya keutamaan orang yang berilmu atas orang ahli ibadah seperti keutamaan (cahaya) bulan purnama atas seluruh cahaya bintang. (HR. Ahmad, Tirmidzi, Abu Dawud, dan Ibnu Majah)
“Barangsiapa menginginkan sukses dunia hendaklah diraihnya dengan ilmu dan barangsiapa menghendaki sukses akherat hendaklah diraihnya dengan ilmu, barangsiapa ingin sukses dunia akherat hendaklah diraih dengan ilmu” ~Iman Syafi’i
Anda mau sukses apa? Belajarlah cara meraihnya. Banyak orang tidak bisa meraih sukses tertentu karena dia tidak mengetahui ilmunya.
4. Berubahlah
Allah yang menentukan, namun perintah Allah juga agar kita mau mengubah diri sendiri. Maka, jika Anda ingin meraih apa yang Anda inginkan atau mengubah kondisi Anda, maka berubahlah.
“Allah tidak akan mengubah nasib suatu kaum sampai kaum itu sendiri yang mengubah nasib atau keadaan yang ada pada dirinya ” (QS Ar-Ra’d:11)
Sungguh aneh, banyak orang yang mengeluh dengan kondisinya, menginginkan sesuatu belum tercapai, dan tidak ada peningkatan dalam hidupnya. Tapi dia tidak berubah.
Berubahlah menjadi lebih baik, mulai dari pola pikir, kemampuan, target-target, dan juga ilmu.
5. Silaturahim
Silaturhim atau silaturahmi adalah kunci sukses berikutnya. Jangan karena sudah terhubung melalui facebook, kemudian kita tidak pernah bertemu secara langsung. Luangkan waktu untuk bertemu orang. Baik orang yang sudah kita kenal maupun orang baru.
Silaturahmi itu untuk menjaga kedekatan dengan yang sudah kita kenal juga untuk menambah teman atau saudara baru.
“Barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya atau dikenang bekasnya (perjuangan atau jasanya), maka hendaklah ia menghubungkan silaturahmi.” (HR Muslim)
“Barang siapa yang senang dipanjangkan umurnya, diluaskan rezekinya, dan dijauhkan dari kematian yang buruk, maka hendaklah bertakwa kepada Allah dan menyambung silaturahmi.” (HR Imam Bazar, Imam Hakim)
Programkan silaturahmi setiap hari menemui 1-2 orang atau lebih dan lihat perubahan yang terjadi.
6. Berdo’a
Dan apabila hamba-hamba Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka jawablah bahwasanya Aku dekat. Aku mengabulkan doa orang-orang yang memohon kepada-Ku. Maka bermohonlah kepada-Ku dan berimanlah kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran (Q.S Al-Baqarah :186).
Hadits dari Imam Turmudzi dan Hakim, diriwayatkan dari Abdullah bin Umar, bahwa Nabi SAW Bersabda : “Barangsiapa hatinya terbuka untuk berdo’a, maka pintu-pintu rahmat akan dibukakan untuknya. Tidak ada permohonan yang lebih disenangi oleh Allah daripada permohonan orang yang meminta keselamatan. Sesungguhnya do’a bermanfa’at bagi sesuatu yang sedang terjadi dan yang belum terjadi. Dan tidak ada yang bisa menolak taqdir kecuali do’a, maka berpeganglah wahai hamba Allah pada do’a”. (HR Turmudzi dan Hakim)
7. Tawakal
Dari Umar bin Khoththob radhiyallahu anhu, bahwa Nabi shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Jika kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-sebenarnya tawakkal, niscaya Dia akan memberikan rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada seekor burung yang pergi pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali pada sore hari dalam keadaan kenyang.”
(Diriwayatkan oleh at-Tirmidzi)
8. Shadaqah
Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir: seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (kurnia-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. Al Baqarah: 261)
9. Syukur
Jika kamu bersyukur pasti akan aku tambah (nikmat-Ku) untukmu dan jika kamu kufur maka sesungguhnya siksa-Ku amat pedih” (QS Ibrahim: 7)
10. Bertaqwa
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan yang (dikehendaki)Nya. Sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan bagi tiap-tiap sesuatu. (QS. Ath Thalaaq:2-3)
Penutup
10 Cara Sukses dalam Islam ini hanya sebagian dari cara sukses yang ada di dalam Al Quran dan hadits. Jika diteliti lagi, akan sangat banyak yang menjadikan kita menjadi manusia sukses. Sukses seutuhnya, bukan hanya sukses di dunia, tetapi juga di akhirat.
Mau menambahkan? Silahkan di form komentar, dengan senang hati 🙂
Tulisan 10 Cara Sukses dalam Islam hanyalah sebagai triger, agar kita lebih termotivasi lagi untuk meraih sukses dengan cara islami.
