Wednesday, January 3, 2018

wikz

Tanda-Tanda Tubuh Diganggu Oleh Jin

Apakah Jin itu Ada?

Ya, jin itu ada. Sebagai Muslim kita harus meyakini keberadaan hal-hal ghoib termasuk keberadaan jin ini, sebab Allah SWT telah menerangkan di dalam Al-quran tentang penciptaan jin dan manusia. Jin adalah makhluk Allah juga seperti halnya manusia, namun dunia antara keduanya berbeda dan dipisahkan oleh hijab yang tipis. Sehingga manusia tidak dapat melihat keberadaan jin secara kasat mata. Kalaupun ada manusia yang dapat melihat jin, maka jin yang dilihatnya itu adalah jin yang sedang menjelma dalam wujud makhluk. Tentang asal penciptaan jin, Allah menerangkan, bahwa manusia pertama diciptakan dari tanah, maka jin diciptakan dari api yang sangat panas sesuai dengan firman Allah, berikut ini.

Surah Al-Hijr ayat 26 – 27

وَلَقَدۡ خَلَقۡنَا ٱلۡإِنسَـٰنَ مِن صَلۡصَـٰلٍ۬ مِّنۡ حَمَإٍ۬ مَّسۡنُونٍ۬ (٢٦) وَٱلۡجَآنَّ خَلَقۡنَـٰهُ مِن قَبۡلُ مِن نَّارِ ٱلسَّمُومِ (٢٧

Artinya: “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari tanah liat yang kering kerontang yang berasal dari lumpur hitam yang diberi bentuk dan Kami telah ciptakan Jin sebelum di ciptakan manusia dari api yang sangat panas.”

bacatulisislam.blogspot.com


Jin menurut bahasa (Arab) berasal dari kata ijtinan, secara harfiah berarti sesuatu yang berkonotasi “tersembunyi” atau “tidak terlihat”. Dalam Islam dan mitologi Arab pra-Islam, jin adalah salah satu ras mahluk yang tidak terlihat dan diciptakan dari api. Makhluk ciptaan Allah dapat dibedakan antara yang bernyawa dan tak bernyawa, di antara yang bernyawa adalah jin. Jadi jin menurut bahasa berarti sesuatu yang tersembunyi dan halus, sedangkan syetan ialah setiap yang durhaka dari golongan jin, manusia atau hewan.

Menurut Ibnu Aqil sebagaimana dikutip asy-Syibli dalam bukunya Akam al-Marjan fi Ahkam al-Jann, mengatakan bahwa makhluk ini disebut dengan jin karena secara bahasa jin artinya yang tersembunyi, terhalang, tertutup. Disebut jin, karena makhluk ini terhalang (tidak dapat dilihat) dengan mata telanjang manusia.

Lantas mengapa jin mengganggu manusia?

Seperti halnya manusia, jin juga terdiri dari beberapa golongan. Sebagian dari mereka ada yang bertaqwa kepada Allah dan Rosulnya sementara sebagaian yang lain ada yang durhaka lagi kafir. Golongan jin yang seperti inilah yang sering kita sebut sebagai syaitan, mereka menghambakan diri kepada iblis yang sesat dan menjadi pengikutnya. Iblis menugaskan pada syaitan untuk terus mencari pengikut sebanyak-banyaknya termasuk mengganggu dan menyesatkan manusia dari jalan yang lurus hingga hari kiamat.

Firman Allah dalam Surat Fathir (6) :

إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوّاً -٦-

“Sungguh, setan itu musuh bagimu, maka perlakukanlah ia sebagai musuh.”

Surat Al Isra ayat 62:

قَالَ أَرَأَيْتَكَ هَذَا الَّذِي كَرَّمْتَ عَلَيَّ لَئِنْ أَخَّرْتَنِ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ لأحْتَنِكَنَّ ذُرِّيَّتَهُ إِلا قَلِيلا

“Iblis berkata; ‘Terangkanlah kepadaku inikah orang yang Engkau muliakan atas diriku? Sesungguhnya jika Engkau memberi tangguh kepadaku hingga hari kiamat, maka aku akan benar-benar menyesatkan keturunannya, kecuali sebagian kecil.”

Tanda-Tanda utama manusia dihinggapi jin/syaitan :

Jika kita mencari tahu tentang ciri dan tanda seseorang dihinggapi jin/syaitan pastinya kita akan mendapati hampir semua orang memiliki tanda-tanda ini. Sebab apa? Iblis dan syaitan telah berjanji bahwa akan terus-menerus mengganggu anak Adam hingga mereka tersesat hingga hari akhir zaman seperti apa yang telah diterangkan dalam ayat Allah diatas. Bahkan pada saat anak Adam tengah sakaratul maut pun iblis/syaitan selalu hadir untuk memalingkan iman manusia terhadap Allah. 

Seorang yang sholeh setingkat ulama dan kyai pun bisa jadi tidak lepas dari gangguan makhluk terkutuk ini, bahkan Nabi Allah pun juga pernah mengalami gangguan iblis/syaitan. Apalagi kita sebagai manusia biasa dengan iman dan taqwa yang pas-pasan, apakah kita bisa terbebas dari gangguan makhluk ini? 

Untuk mengusir dan mengurangi gangguan jin atau syaitan ini mungkin saja bisa kita lakukan, tapi apakah mereka berhenti mengganggu kita? Tentunya tidak. Jadi bagaimana agar kita bisa melindungi diri kita dari gangguannya? Hal terpenting yang harus kita lakukan yakni adalah dengan terus-menerus berada dalam kondisi yang mereka membencinya, tutuplah celah rapat-rapat hingga iblis dan syaitan tidak dapat memasuki wilayah sekitar kita.

Mengenai ciri dan tanda seseorang dihinggapi jin telah banyak dibahas dalam beberapa literatur dan majelis-majelis. Namun hanya ada 1 (satu) ciri utama yang paling mudah kita kenali bahwa seseorang telah dihinggapi oleh syaitan/jin yakni menurunnya kualitas iman dan taqwa seseorang. Cukup dengan memperhatikan tingkah laku seseorang dalam menjalani kehidupan kesehariannya kita bisa tahu apakah ia adalah sahabat iblis/syaitan atau tidak.

Orang yang jauh dari gangguan jin/syaitan sudah barang pasti ibadahnya baik, kegiatannya selalu pada hal-hal yang positif, lebih banyak menghabiskan waktu pada tempat-tempat yang baik pula seperti masjid dan majelis-majelis ilmu lainnya. Demikian pula sebaliknya bagi mereka yang telah bersahabat dengan jin/syaitan sudah barang tentu sebagian besar waktunya dihabiskan untuk bermaksiat dan durhaka kepada Allah.

Tanda-tanda lainnya:

A. Tanda-tanda pada bagian tubuh

  • Rasa lesu dan malas untuk beribadah
  • Sulit khusyuk dalam mengerjakan sholat, (susah mengingat rakaat yang sudah dikerjakan)
  • Selalu berpaling dari dzikir mengingat Allah dan memandang remeh kegiatan ibadah sholat dan amal kebaikan lainnya.
  • Sering kali merasa was-was dan ketakutan tanpa sebab yang jelas.
  • Suka marah-marah dengan kadar emosi tidak terkendali.
  • Dorongan kuat untuk melakukan perbuatan maksiat.
  • Suka menghayal, melamun, menyendiri dan mengurung diri secara berlebihan.
  • Sering pusing, dan merasa sakit pada kedua mata, telinga, hidung, bahu dan belikat, gigi, tenggorokan atau lambung tanpa sebab yang jelas.
  • Pikiran selalu linglung, merasa sedih, jantung berdebar-debar keras.
  • Sering kesurupan baik separuh ingatan atau secara total.
  • Merasa ada yang mengikuti, mengejar dan mengancam
  • Merasa ada yang mengajak bicara, mendengar bisikan untuk melakukan suatu kejahatan atau perbuatan keji
  • Sering mencium bau –bauan wangi kembang atau dupa, bau anyir atau busuk yang tidak terlihat sumber baunya.
  • Melihat benda benda seakan bergerak, berputar, terbalik , miring dan lain sebagainya.
  • Melakukan tindaka- tindakan aneh yang tidak wajar tanpa disadari.
  • Tiba tiba dapat meramal, menerawang, membaca fikiran orang lain atau mengetahui apa yang akan terjadi.
  • Melihat penampakan mahluk halus atau merasakan keberadaan mahluk halus walau hanya sekilas didepan mata atau pada bagian belakang tubuh
  • Rasa sakit disalah satu anggota badan namun setelah diperiksa secara medis tidak ditemukan adanya kelainan atau dokter tidak sanggup mengobati penyakit tersebut.

B. Tanda-tanda pada saat tidur

  • Susah tidur, Selalu cemas dan sering terbangun dimalam hari, kecuali setelah berupaya dengan susah payah.
  • Susah bangun dan banyak tidur sehingga tidak bisa melakukan ibadah yang diinginkan.
  • Mimpi buruk melihat sesuatu yang mengancam dan menakutkan , ingin berteriak minta tolong namun tidak bisa.
  • Mimpi melihat berbagai binatang yang menakutkan utamanya ular
  • Mengigau, tertawa, menangis, berteriak, mengomel atau merintih pada saat tidur.
  • Mimpi seolah-olah jatuh dari tempat yang tinggi dan semua yang berkaitan dengan tempat tinggi; seperti mendaki tempat yang tinggi.
  • Berdiri dan berjalan pada waktu tidur tanpa disadari.
  • Mimpi berada dalam lingkungan pemakaman, didalam kuburan, tempat sampah atau jalan dan lingkungan yang seram dan mengerikan.
  • Mimpi melihat orang yang aneh seperti tinggi sekali, pendek sekali, putih sekali atau hitam sekali.
  • Mendengkur dengan keras (seperti harimau) mimpi-mimpi yang seram dan mengerikan.
  • Mimpi bertemu dengan orang yang sama (laki/perempuan) berkali-kali dan ingin bertemu dengan orang yang dimimpikan itu.
  • Mimpi seakan akan dihimpit benda yang berat dan sulit untuk melepaskan diri dari himpitan tersebut.
  • Mimpi berada di masa atau abad yang lampau namun menyeramkan
Itulah beberapa tanda atau ciri mengenai adanya gangguan jin/syaitan dalam tubuh kita. Sedari itu perbanyaklah membaca do'a ketika akan melakukan sesuatu makan, minum, bepergian, tidur dll. Perbanyaklah membaca ayat-ayat Al-qu'ran sehingga setan/jin enggan mendekati kita. Hiasi rumah-rumah kita dengan mushaf-mushaf Al-qur'an, jaga kebersihan rumah, dan hindarilah dari mengumpulkan benda-benda seperti patung, boneka dan sejenisnya yang bisa mengundang syaitan. 

Perbanyak pula berdzikir agar selalu dilindungi oleh Allah dan gangguan makhluk apapun, sebab hanya Allah lah yang Maha Kuasa atas setiap makhluknya. Semoga kita senantiasa diberi hidayah oleh Allah, dijauhkan dari perbuatan maksiat dan keji akibat bisikan syaitan. Ditunjukkan pada jalan yang lurus dan diwafatkan dalam keadaan khusnul khotimah, sehingga kelak di akhirat dikumpulkan dengan para Nabi dan Ulama beserta orang-orang yang sholeh. Amin...

Wallahu a'lam bissawab,

wikz

About wikz -

Anda Membaca, Kami Menulis

Kirimkan e-mail anda untuk berlangganan artikel menarik lainnya :