Indonesia terancam krisis petani akibat proses regenerasi yang berjalan stagnan. Apa itu stagnan? Stagnan adalah berhenti berubah alias jalan di tempat.
Saat ini kebanyakan generasi muda di desa justru memilih pindah ke kota, dan meninggalkan pertanian.
Para pemuda mengalami perubahan persepsi seiring arus modernisasi, sehingga menjadi petani tidak lagi menjadi cita-cita mereka.
Padahal Indonesia sangat membutuhkan petani yang produktif, untuk memaksimalkan produksi pangan sendiri terutama karena Indonesia termasuk negara agraris. Sehingga tidak perlu lagi impor beras dari negara lain.
Tidak bisa dipungkiri, bahwa arus modernisasi berpengaruh besar terhadap mobilitas penduduk usia muda di pedesaan melalui fenomena migrasi ke perkotaan, sehingga hanya tersisa petani gurem di pedesaan dengan skill yang kurang memadai.
Maksudnya, anak muda sekarang ini mulai kurang berminat jadi petani. Anak muda sekarang lebih suka mencari pekerjaan di kota. Mengadu nasib di keramaian kota, siapa tahu bisa menjadi artis. Hehehe...
Pemuda sebagai generasi muda penerus bangsa enggan mewarisi profesi sebagai petani yang diberikan oleh orang tuanya maupun oleh komunitas masyarakatnya.
Terdapat perubahan pada keluarga, sekolah dan kehidupan sosial non pertanian yang justru mengasingkan mereka dari lingkungan aslinya.
Semestinya pemerintah bersama-sama dengan swasta dan masyarakat perlu menciptakan variasi lapangan pekerjaan yang sesuai dengan keahlian pemuda di pedesaan khususnya pertanian.
Selain itu perlu adanya peninjauan kurikulum pendidikan dari tingkat yang paling rendah agar anak didik yang merupakan generasi muda di desa lebih kreatif dan cerdas dalam mengolah sumber daya alam desa. Sehingga mereka tidak lagi terasing dari lingkungan aslinya.
Krisis regenerasi petani harusnya menjadi perhatian yang serius, sebab masalah ini berjalan pelan-pelan tanpa disadari namun berdampak besar pada kehidupan jangka panjang bangsa ini.
Secepat mungkin, diperlukan adanya insentif bagi anak muda di negeri ini agar mereka tertarik untuk menjadi petani sebab jika pekerjaan sebagai petani kurang peminatnya, lantas siapa lagi yang akan menanam padi sahabat???
